Breaking News:

Berita Ponorogo Hari Ini

Tak Ada RT Zona Merah di Ponorogo, Mayoritas RT Zona Hijau dan Zona Kuning

Pemerintah pusat mewanti-wanti agar kasus penularan Covid-19 di Kudus dan Bangkalan tidak terjadi di daerah lain, termasuk di Ponorogo.

Editor: Zainuddin
The New York Times / JNG DIPAKE
Ilustrasi. 

Reporter: Sofyan Arif Candra

SURYAMALANG.COM, PONOROGO - Pemerintah pusat mewanti-wanti agar kasus penularan Covid-19 di Kudus dan Bangkalan tidak terjadi di daerah lain, termasuk di Ponorogo.

Sekda Ponorogo, Agus Pramono mengatakan hal tersebut disampaikan Mendagri Tito Karnavian usai melakukan evaluasi pelaksanaan PPKM Mikro di sejumlah daerah secara virtual.

Pemerintah daerah juga diminta untuk menyiapkan diri jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus yang luar biasa seperti di Kudus dan Bangkalan.

Salah satu caranya adalah dengan menambah ruang isolasi pasien Covid-19.

"Sekarang bed di RSUD Dr Harjono berjumlah 50 unit. Kami akan tambah lagi. Ada beberapa ruangan yang akan kami pakai sebagai ruang isolasi. Kami berharap bisa genap 100 bed," kata Agus kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (15/6/2021).

Agus berharap rumah sakit lain ikut menambah bed isolasi pasien Covid-19.

"Saat ini Bed Occupancy Rate (BOR) Intensive Care Unit (ICU) di Ponorogo berada di kisaran angka 60 persen, jadi belum sampai (zona) merah ataupun hitam," tambah Agus.

Selain menambah ruang isolasi, Agus juga akan menggenjot target vaksinasi di Bumi Reog.

"Kami terus menggalakkan vaksinasi. Kita cek ketersediaan vaksin. Kalau sudah berkurang, kami minta ke Pemprov lagi," lanjutnya.

Secara keseluruhan, PPKM mikro di Ponorogo berjalan baik.

Menurutnya, tidak ada Rukun Tetangga (RT) yang berada di zona merah.

"Zona untuk wilayah PPKM per RT yang orange hanya satu, yang lain zona kuning dan zona hijau," jelas Agus.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved