Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pendapatan Cukai Malang Raya Masih Rp 8 Triliun dari Target Rp 20 Triliun, DBHCT Sebesar Rp 80 M

Penerimaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT ) di Kabupaten Malang begitu besar, yakni mencapai Rp 80 miliar.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Erwin Wicaksono
Sosialisasi ketentuan bidang cukai di Hotel Savana, Kota Malang pada Kamis (17/6/2021). 

Penulis : Erwin Wicaksono , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Malang mencatat penerimaan cukai sejak awal tahun 2021 mencapai Rp 8 triliun.

Pada Desember 2021, cukai harus mencapai Rp 20 triliun sesuai target.

"Kami tahun ini ditarget Rp 20 triliun. Berhubung sekarang masih pandemi dan menuju pemulihan ekonomi nasional, kami berharap bisa tercapai," ujar Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Malang, Latif Helmi ketika dikonfirmasi usai menghadiri sosialisasi ketentuan bidang cukai pada Kamis (17/6/2021).

Helmi menambahkan, pandemi Covid-19 membuat pihaknya realistis dalam upaya mencapai target penerimaan cukai.

Pandemi Covid-19 membuat pola penjualan rokok terpengaruh.

"Pandemi ada hambatan dari distribusi pembatasan wilayah juga berpengaruh."

"Saat ini masih sekitar Rp 8 triliun lebih. Diharapkan seperti itu (mencapai target) tapi  tahun dinamika yang terjadi ya. Kami tetap berupaya," ujarnya.

Sebagai upaya mencapai target penerimaan cukai, Helmi menegaskan sosialisasi ketentuan bidang cukai merupakan salah cara yang gencar dilakukan.

Ia meminta masyarakat agar menghisap ataupun membeli rokok dengan cukai legal.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved