Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pendapatan Cukai Malang Raya Masih Rp 8 Triliun dari Target Rp 20 Triliun, DBHCT Sebesar Rp 80 M

Penerimaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT ) di Kabupaten Malang begitu besar, yakni mencapai Rp 80 miliar.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Erwin Wicaksono
Sosialisasi ketentuan bidang cukai di Hotel Savana, Kota Malang pada Kamis (17/6/2021). 

"Dari rokok ilegal (di Malang Raya) kerugian negara sekitar Rp 8 miliar. Kami tetap melakukan operasi pasar untuk meminimalisir, partisipasi dari masyarakat sangat dibutuhkan. Masyarakat jangan membeli rokok ilegal," pesannya.

Kata Helmi, cukai rokok akan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.

"Hasi cukai juga untuk masyarakat, misalnya rencana pembangunan RS Jantung di Kabupaten Malang," tuturnya.

Kini santer terdengar biaya pembangunan RS Jantung Kepanjen Kabupaten Malang rencananya diambil dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT).

Penerimaan DBHCT di Kabupaten Malang begitu besar, yakni mencapai Rp 80 miliar.

Menurut Helmi, penggunaan DBHCT untuk pembangunan fasilitas kesehatan merupakan hal yang realistis dan diperbolehkan.

Helmi mengatakan alokasi DBHCT dibagi dalam beberapa persentase.

Sebanyak 50 persen dari DBH-CHT digunakan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bagian 25 persen lainnya digunakan untuk perbaikan bidang kesehatan, lingkungan, sosial juga termasuk sarana kesehatan.

Lalu,25 persen lainnya digunakan untuk membuat lingkungan usaha yang bersifat legal. 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved