Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Serapan Anggaran APBD 2020 Kota Malang Termasuk Anggaran Covid-19 Rendah, Ini Kata Wali Kota

Rendahnya serapan anggaran APBD ini juga terjadi dalam anggaran yang digunakan untuk penanganan Covid-19 di Kota Malang yang masih 27 persen

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Erwin Wicaksono
Wali Kota Malang Sutiaji 

Penulis : M Rifky Edgar H , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji menjawab pandangan umum sejumlah fraksi di DPRD Kota Malang terkait dengan lanjutan Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Malang tahun anggaran 2020

Dalam Ranperda tersebut dewan banyak yang menyoroti rendahnya serapan anggaran kota Malang di tahun anggaran 2020.

Sutiaji mengatakan, rendahnya serapan anggaran ini imbas dari pandemi Covid-19.

Hal tersebut akibat adanya refocusing sesuai instruksi dari pemerintah pusat sebanyak 50 persen.

"Ini kan imbasnya pandemi Covid-19, sekarang normal gak normal. Kita dulu diharuskan 50 persen. Itu wajib," ucapnya.

Selain diakibatkan karena pandemi, rendahnya serapan anggaran itu kata Sutiaji juga disebabkan karena banyak faktor.

Pihaknya akan memperbaiki dan membangun sistem birokrasi yang lebih sehat, serta memberikan beragam inovasi dalam menuntaskan segala program pembangunan.

"Sebenarnya realisasi penyerapan anggaran terhadap pagu lebih diakibatkan oleh adanya akumulasi sisa kontrak atas pengadaan barang dan jasa, serta terjadi refocusing anggaran yang menggeser belanja Perangkat Daerah dalam rangka penanganan Covid-19 pada Belanja Tidak Terduga (BTT)," ucapnya.

Pada tahun 2021 ini, Pemkot Malang juga akan melakukan sejumlah penyesuaian program dan pendanaan serta mengevaluasi target kinerja seluruh perangkat daerah.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved