Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Apersi Jatim Sebut Kabupaten Malang Wilayah yang Tepat untuk Investasi Properti

DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman (Apersi) Jawa Timur menilai wilayah Kabupaten Malang termasuk wilayah strategis investasi properti

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Eko Darmoko
willy abraham/suryamalang.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman (Apersi) Jawa Timur menilai wilayah Kabupaten Malang termasuk wilayah strategis investasi properti.

"Kabupaten Malang termasuk tempat yang bagus untuk investasi properti. Terutama yang dekat (berbatasan) dengan Kota Malang," ujar Ketua DPD Apersi Jawa Timur, Makhrus Sholeh ketika dikonfirmasi SURYAMALANG.COM.

Menurut Makhrus, membeli properti di Kota Malang bukan keputusan tepat bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Kalau di Kota Malang harganya sudah tinggi tapi nilai pertumbuhan investasinya tidak merata," ungkapnya.

Jika telah memiliki dana yang cukup, Makhrus menyebut properti merupakan instrumen investasi yang baik.

"Saran saya segera beli rumah karena tiap tahun rumah ini mengalami kenaikan. Terutama di daerah pinggiran kota (Malang)," tuturnya.

Sebelum membeli properti Makhrus berpesan agar calon pembeli harus memperhatikan legalitas pengembang properti.

Caranya bisa diketahui dari beberapa aspek.

"Tipsnya pastikan bahwa legalitasnya lengkap. Terdiri dari site plan, izin lokasi dan IMB. Pastikan sertifikat sudah ada," pesannya.

Jika memilih pembayaran kredit atau KPR, pastikan memiliki kerjasama dengan perbankan.

"Kalau gak ada uang tunai bisa KPR, pengembang yang sudah kerjasama dengan perbankan itu bagus," terangnya.

Menurut Makhrus, momentum yang terjadi pada suatu waktu menjadi indikator waktu yang tepat untuk membeli properti.

"Beli pada waktu kondisi saat ini (pandemi) banyak promo-promo. Jadi waktu membeli waktu untung. Seperti harga pasaran Rp 100 juta tapi dijual Rp 80 juta itu sudah untung. Nanti pada saat waktu menjual sudah untung," jelasnya.

Makhrus mengkiaskan properti merupakan instrumen investasi yang terus bertumbuh nilainya.

"Properti itu kenaikannya berkisar 10 persen tiap tahunnya," tutupnya. 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved