Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Edukasi Pra-Nikah Kenali Risiko dan Tantangan Yang Harus Diketahui untuk Cegah Pernikahan Dini

Ternyata banyak hal yang harus dipersiapkan ketika hendak memutuskan untuk menikah.Termasuk gizi pra-nikah ini untuk mencegah risiko kecacatan bayi

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/ISTIMEWA
Mahasiswa Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang (IKM FIK UM) khususnya peminatan Administrasi Kebijakan dan Kesehatan (AKK), Gizi Masyarakat, dan Kesehatan Reproduksi (Kespro) angkatan 2018 mengadakan webinar edukasi mengenai resiko dan peraturan mengenai pernikahan dini. 

SURYAMALANG.COM , MALANG - Banyak hak dan banyak faktor yang perlu saling mendukung untuk mengurangi angka pernikahan diri, termasuk bagaimana meberi edukasi pra nikah.

Diskusi terkait edukasi mengenai resiko dan peraturan mengenai pernikahan dini ini diangkat dalam webinar bertajuk SEXOPHONE (Sex education, Health Policy, and Nutrition) 2021 dengan topik webinar “Risk and Rules of Early Marriage, Are We Actually Ready?” 

Webinar ini diadakan Mahasiswa Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang (IKM FIK UM) khususnya peminatan Administrasi Kebijakan dan Kesehatan (AKK), Gizi Masyarakat, dan Kesehatan Reproduksi (Kespro)  angkatan 2018

Pembahasan mengenai psikologi pra-nikah disampaikan oleh pakar psikolog keluarga Roslina Verauli MPsi.

"Pernikahan itu hadir dari dua orang yang saling mendewasakan, sehingga long-life marriage itu dibangun dari adanya olah emosi yang baik antara keduanya," jelas Vera.

Sedang dari  sudut pandang gizi, ahli gizi sekaligus founder ahligizi.id yaitu Qonita Rachmah SGz MSc menjelaskan pentingnya asupan gizi pra hingga pasca menikah. 

“Tujuan dari pernikahan adalah melahirkan keturunan. Sehingga untuk menghasilkan keturunan yang sehat, berkualitas, dan produktif maka dibutuhkan pemenuhan gizi yang baik ketika sebelum menikah”, katanya dalam siaran pers yang diterima suryamalang.com, Senin (21/6/2021). 

Ternyata banyak hal yang harus dipersiapkan ketika hendak memutuskan untuk menikah.

Termasuk gizi pra-nikah ini. Hal ini untuk mencegah risiko kecacatan bayi akibat pemenuhan gizi yang tidak seimbang yang dapat berdampak pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di masa depan kelak.

Kebijakan di Indonesia mengenai usia perkawinan dan bagaimana situasi terkini pernikahan dini di Indonesia juga dibahas oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2BKP3A) Kabupaten Kediri yaitu dr Nurwulan Andadari MMRS.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved