Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Wawali Punjul Santoso Sebut 4 PNS Lolos Sebagai Calon Kepala DPKP Batu

Sebanyak empat PNS dinyatakan lolos dan berpeluang menjabat sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Batu

Penulis: Benni Indo | Editor: isy
benni indo/suryamalang.com
Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, mengatakan empat orang lolos sebagai calon Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Batu. 

Berita Batu Hari Ini
Reporter: Benni Indo
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | BATU - Sebanyak empat PNS yang berdinas di Pemerintah Kota Batu dinyatakan lolos dan berpeluang menjabat sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Batu.

Mereka lolos dalam ajang seleksi terbuka yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batu.

Keempat pendaftar yang lolos adalah Sekretaris DPKP Supriyanto, Kabid Pemadaman Penyelamatan Sarana dan Prasarana DPKP Kota Batu Santoso Wardoyo, Kabag Kesra Hendri Suseno, dan Nurbianto yang berdinas di Diskumdag Kota Batu.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan, uji kompetensi dasar dan bidang seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) DPKP telah digelar pada Selasa, (22/6/2021).

Selanjutnya akan ada uji gagasan pada Kamis (24/6/2021).

"Dalam uji gagasan, mereka wajib menyampaikan gagasan atau program terbaik kepada tim pansel sebagai penilaian kelayakan," ujar Punjul.

Aspek penilaian meliputi inovasi, aplikabilitas, serta manajerial kepemimpinan.

Dari inovasi yang dipaparkan, tim menilai bagaimana peserta bisa mewujudkan inovasinya.

Apakah inovasi tersebut bisa diaplikasikan secara riil atau tidak.

“Melalui serangkaian tes yang ada, nantinya akan dilakukan skoring untuk memilih tiga nama terbaik. Selanjutnya tiga nama itu akan dikirimkan kepada KASN untuk pengajuan rekomendasi. Setelah keluar tiga nama yang memilih adalah Wali Kota Batu selaku pejabat yang punya hak prerogatifnya,” bebernya.

Anggota Komisi C DPRD Kota Batu Didik Machmud mengapresiasi langkah cepat eksekutif menggelar seleksi terbuka untuk mengisi jabatan yang kosong.

Menurutnya, pejabat definitif dibutuhkan agar kebijakan prioritas bisa dijalankan.

“Tapi kami juga meminta kepada pansel untuk benar-benar memberikan penilaian yang objektif. Sehingga nanti bisa terpilih kepala dinas yang memiliki kredibilitas dan mampu menjalankan programnya dengan maksimal,” katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved