Breaking News:

Berita Trenggalek Hari Ini

MA Tolak Kasasi Sengketa Proyek Jembatan Plapar, Pemkab Trenggalek Harus Bayar Rp 500 Juta

MA menolak permohonan kasasi dari Pemkab Trenggalek terkait kasus gugatan perdata peningkatan jembatan plapar

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Zainuddin

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK – Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi dari Pemkab Trenggalek terkait kasus gugatan perdata peningkatan jembatan plapar di Desa Bendoroto, Kecamatan Munjungan.

Hasil kasasi itu ditetapkan tanggal 28 April 2021 oleh Ketua Majelis Hakim Nurul Elmiyah dan hakim anggota Maria Anna Samiyati dan Pri Pambudi Teguh.

"Menolak permohonan kasasi dari para pemohon kasasi: 1. Pemerintah Kabupaten Trenggalek Cq. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang dahulu bernama Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pengairan Cq. Pejabat Pembuat Komitmen Kegiatan Peningkatan Jembatan Plapar Desa Bendoroto, Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek; dan 2. DPRD Kabupaten Trenggalek," tulis putusan MA.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Trenggalek Ramelan mengatakan pihaknya akan menjalankan hasil putusan pengadilan sebelumnya, yakni membayar pekerjaan pembangunan jembatan plapar ke rekanan.

Nilai yang harus dibayarkan sekitar Rp 500 juta.

"Kami akan membayarkannya lewat pengadilan," ujar Ramelan kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (23/6/2021).

Sebenarnya, proses pembayaran itu akan dilakukan pada Selasa (21/6/2021).

Namun, rencana itu gagal karena Pengadilan Negeri Trenggalek tutup.

"Kami baru bisa diterima besok," sambungnya.

Kuasa Hukum CV Berlian Mas, Puji Handi mengatakan putusan dari MA ini membuat kliennya berhak mendapat bayaran dari pekerjaan peningkatan jembatan plapar yang berlangsung pada 2016.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved