Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pencuri Kabel PT Telkom Ditangkap Polsek Lowokwaru Malang

Sebanyak dua tersangka pencurian kabel telepon PT Telkom Indonesia berhasil dibekuk anggota Polsek Lowokwaru Malang

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: isy
Kukuh Kurniawan/TribunJatim.com
Plh Kapolsek Lowokwaru Malang, AKP Sutomo, saat menunjukkan kedua tersangka berikut barang bukti yang digunakan untuk mencuri kabel telepon milik PT Telkom Indonesia, Kamis (24/6/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sebanyak dua tersangka pencurian kabel telepon PT Telkom Indonesia berhasil dibekuk anggota Polsek Lowokwaru.

Para pelaku itu ternyata memiliki cara unik untuk memetakan lokasi pencurian.

"Jadi, kabel telepon yang dicuri itu milik PT Telkom Indonesia yang sudah dilelangkan untuk diganti kabel fiber. Karena lelang itu terbuka, jadi tersangka tahu aksesnya dimana dan lokasinya dimana. Sehingga, kedua tersangka langsung datang ke lokasi dan melakukan pencurian tersebut," ujar Plh Kapolsek Lowokwaru, AKP Sutomo kepada TribunJatim.com, Kamis (24/6/2021).

Selain itu dari hasil penyelidikan lebih lanjut, ternyata kedua tersangka telah melakukan aksinya di beberapa lokasi.

"Dari keterangan yang kami himpun, tersangka telah beraksi di beberapa tempat, yaitu di daerah Lawang, Dieng, dan terakhir di Dinoyo ini," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Reskrim Polsek Lowokwaru meringkus dua pria karena mencuri kabel telepon milik PT Telkom Indonesia.

Kejadian pencurian itu terjadi di pinggir Jalan Raya Tlogomas, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru pada Selasa (25/5/2021) pukul 02.00 WIB.

Ada dua tersangka dalam kasus pencurian kabel telepon tersebut, yaitu Sukis (44), warga Desa Werdoyo, Kebonagung, Demak, Jawa Tengah, dan Joko Prawito (22), warga Purwa Agung, Way Kanan, Lampung.

Dalam aksinya itu, kedua tersangka mencuri kabel telepon milik PT Telkom Indonesia yang memiliki panjang 210 meter dengan ukuran kabel 0,6 mm.

Akibat aksi pencurian itu, PT Telkom Indonesia mengalami kerugian hingga Rp 79 juta.

Atas perbuatannya itu, kedua tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved