Breaking News:

Berita Ponorogo Hari Ini

Ponorogo Zona Merah, Satgas Fokus Tingkatkan Kapasitas Ruang Isolasi dan Ruang ICU RS Rujukan

Satgas Penanganan Covid-19 Ponorogo fokus meningkatkan kapasitas ruang isolasi dan ruang Intensive Care Unit (ICU) rumah sakit rujukan Covid-19.

Editor: Zainuddin
The New York Times / JNG DIPAKE
Ilustrasi. 

Reporter: Sofyan Arif Candra

SURYAMALANG.COM, PONOROGO - Satgas Penanganan Covid-19 Ponorogo fokus meningkatkan kapasitas ruang isolasi dan ruang Intensive Care Unit (ICU) rumah sakit rujukan Covid-19.

Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut tingginya BOR (Bed Occupancy Rate) atau tingkat keterisian ruang isolasi dan ICU RS rujukan di Bumi Reog.

Saat ini total kapasitas ruang isolasi lima rumah sakit rujukan di Ponorogo berjumlah 132 tempat tidur.

Dari jumlah tersebut, tempat tidur yang belum terisi hanya empat tidur atau bila dihitung BOR ruang isolasi mencapai 96,97 persen.

Sedangkan ruang ICU berjumlah 21 tempat tidur, yang belum terisi hanya tiga tempat tidur (85,71 persen).

Lalu rumah karantina Shelter Penanganan Covid-19 Tambakbayan terisi 45 tempat tidur dari kapasitas 74 tempat tidur (60,8 persen).

Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono mengatakan pihaknya telah mengundang lima direktur rumah sakit rujukan Covid-19.

"Kami sudah menambah kapasitas ICU 13 unit. Rata-rata hanya ada dua sampai empat ruang ICU di setiap rumah sakit," jelas Agus kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (25/6/2021).

Ruang isolasi di RSUD Dr Harjono Ponorogo akan ditambah menjadi 113 ruang isolasi dari sebelumnya 46 ruang isolasi.

"Kami akan minta rumah sakit lain ikut menyesuaikan," lanjutnya.

Agus mengatakan penyebab Ponorogo masuk ke zona merah karena penanganan pasien Covid-19 belum maksimal.

"Ada penurunan skor (peta epidemiologi) dari 1,89 menjadi 1,77. Batas akhir zona oranye itu 1,8. Kami malah dibawah 1,8 sehingga masuk zona merah," jelas Agus.

Jika rumah sakit penuh, banyak pasien Covid-19 yang tidak tertangani maksimal dan bisa berujung kematian.

"ICU dan ruang isolasi harus benar-benar disiapkan jika sewaktu-waktu ada lonjakan kasus," terangnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved