Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Update Dugaan Korupsi Dana BA BUN Dan BPOPP SMKN 10 Kota Malang, Wakasarpras Jadi Tersangka Baru

Kejari menetapkan Wakil Wakasarpras berinisial AR (37) sebagai tersangka baru dugaan kasus korupsi dana BA BUN dan BPOPP SMK Negeri 10 Kota Malang.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan - Erwin Wicaksono
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, Andi Darmawangsa. 

Reporter : Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kejari Kota Malang menetapkan Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Dan Prasarana (Wakasarpras) berinisial AR (37) sebagai tersangka baru dugaan kasus korupsi dana Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) 2019 dan Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) 2019-2020 SMK Negeri 10 Kota Malang.

Dalam kasus ini, AR berperan sebagai pelaksana teknis dalam melancarkan kasus korupsi tersebut.

Kepala Kejari Kota Malang, Andi Darmawangsa mengatakan tersangka AR ikut berperan meminjam nama 11 perusahaan rekanan untuk proyek pembangunan dan perawatan sejumlah ruangan dan gedung di SMKN 10 Kota Malang.

Kepala SMKN 10 Kota Malang, Dwidjo Lelono beraksi dengan mengerjakan sendiri proyek pembangunan di sekolah.

Tersangka Dwidjo meminjam 11 nama perusahaan rekanan sebagai pihak ketiga pembangunan.

Namun, 11 perusahaan rekanan tersebut tidak melakukan pekerjaan apapun.

Perusaahn itu hanya diberi kompensasi sebesar 2,5 persen.

Tersangka Dwidjo dan orang kepercayaannya yang mengerjakan semua proyek di SMKN 10 Kota Malang.

Andi menjelaskan tersangka AR juga menjabat sebagai Kepala Revitalisasi, serta Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa pada tahun 2019-2020.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved