Berita Malang Hari Ini

Mensos Risma Ungkap Penyelewengan Dana Bansos Diduga Dilakukan Oknum Pendamping PKH di Malang

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengungkap adanya dugaan penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) oleh oknum pendamping PKH di Malang

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
Menteri Sosial, Tri Rismaharini, mengganti Kartu Keluarga Sejahtera untuk penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) yang sebelumnya telah disalahgunakan oleh oknum pendamping PKH Desa Kanigoro, Pagelaran, Kabupaten Malang, Selasa (29/6/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengungkap adanya dugaan penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) oleh oknum pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Malang.

Temuan tersebut ia sampaikan saat mengunjugi Desa Kanigoro, Pagelaran, Kabupaten Malang, Selasa (29/6/2021).

"Awalnya ada laporan ke saya, lalu pejabat (Kemensos) saya tugaskan berkomunikasi dengan Mabes Polri, Bareskrim. Supaya lebih cepat, kemudian diminta langsung ke Polres Malang," ujar Risma.

Mantan Walikota Surabaya ini menerangkan, keluarga penerima manfaat memiliki Kartu Keluarga Sejahtera.

Kartu tersebut berfungsi untuk mengambil uang bansos seperti menggunakan kartu ATM bank.

Risma menduga oknum PKH malah menguasai Kartu Keluarga Sejahtera tersebut dan mengambil uang yang seharusnya diberikan kepada keluarga penerima manfaat.

Padahal Kartu Keluarga Sejahtera tidak boleh dikuasai oleh seseorang selain keluarga penerima manfaat.

"Nominalnya macam-macam (sekali penarikan per 3 bulan) ada Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu. Ini dilakukan sejak tahun 2017. Dugaannya pendamping PKH yang melakukan," ungkap Risma.

Risma mengingatkan konsekuensi hukum hingga pemecatan kepada seluruh pendamping PKH di Indonesia yang tega mengambil dana bansos orang miskin.

"Semua kalau terbukti (hukuman) pidana dan pemberhentian sebagai pendamping," 

Pada kasus penyelewengan dana bansos di Desa Kanigoro, Risma menyebut jumlah korban mencapai belasan orang.

Kini, belasan orang tersebut telah mendapat Kartu Keluarga Sejahtera yang baru dari Kementrian Sosial.

"Ada 14 kartu yang kami serahkan, supaya bulan ini mereka bisa menerima bantuan jadi kami serahkan sekarang," beber Risma.

Sementara itu, Risma memuji tindakan Polres Malang dalam menangani kasus penyelewengan dana bansos di Desa Kanigoro.

"Di daerah lain ada (luar Kabupaten Malang), semuanya masih penyidikan. Tapi Polres Malang ini paling cepat," pujinya.

Terakhir, Risma meminta kepada seluruh pemilik Kartu Keluarga Sejahtera agar tidak menyerahkan kartu tersebut kepada orang lain termasuk pendamping PKH.

"Skemanya langsung cash uang," terang Risma.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved