Mantan Kapten Arema dan Timnas Indonesia Ahmad Bustomi Positif Covid-19 Meski Sudah Vaksinasi
Ahmad Bustomi yang identik dengan nomor punggung 19 itu memastikan dirinya positif Covid-19 lewat unggahan di Instagram story pada Selasa (29/6/2021).
SURYAMALANG.COM - Mantan pemain Arema yang kini membela Persela Lamongan, Ahmad Bustomi, mengonfirmasi dirinya tertular Covid-19.
Pemain yang identik dengan nomor punggung 19 itu memastikan dirinya positif Covid-19 lewat unggahan di Instagram story pada Selasa (29/6/2021).
Ahmad Bustomi adalah salah satu mantan pemain Timnas Indonesia yang pernah membela tim Arema dalam periode berbeda.
Selain pernah menjadi bagian dari Arema, sebagai pemain yang warga Malang, Bustomi sudah merasakan kompetisi di beberap klub berbeda.
Di musim ini ia menjadi salah satu tumpuan tim Persela Lamongan.
Terkait kondisinya yang terinveksi virus Corona, Bustomi mengaku tetap tertular Covid-19 kendati sudah disuntik vaksin, sudah menyelesaikan dua dosis vaksinasi Covid-19.
Dengan kondisinya yang terkonfirmasi positif Covid-19, Bustomi justru memberi motivasi agar masyarakat lebih waspada dan mencegah penularan virus Corona dengan menerapkan Protokol Kesehatan.
Ahmad Bustomi mengajak suporternya untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.
"Ini penting saya utarakan. Saya sudah vaksin dua kali tetapi Covid masih mampu menjebol pertahanan," tulis Bustomi seperti dilansir Bolasport.com.
"Buat teman-teman tetap jaga Prokes, jangan merasa sudah kebal walau sudah divaksin," tulis pemain asli Malang ini.
Bustomi menjadi pemain pertama Liga Indonesia yang secara terbuka mengaku positif Covid-19 menjelang paruh kedua 2021.
Pemain terakhir yang diketahui sempat tertular Covid-19 adalah pilar Persik Kediri, Andri Ibo.
Kenyataan Ahmad Bustomi yang positif tertular Covid-19 membuat Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), Sudjarno, meminta semua pihak meningkatkan protokol kesehatan.
Permintaan itu ditujukan terutama kepada semua klub yang ada di Indonesia.
"Klub bertanggung jawab terhadap protokol kesehatan dan harus selalu mengingatkan para pemainnya," kata Sudjarno.

Menurut Sudjarno, klub memegang tanggung jawab penuh atas kesehatan para pemainnya selama masa pandemi Covid-19.
Sebab, PSSI dan PT LIB tidak bisa secara 24 jam penuh melakukan pengawasan kepada setiap pemain dan klub.
Tak lupa, Sudjarno juga berharap supaya Ahmad Bustomi segera mendapat kesembuhan dan bisa beraktivitas kembali.
"Mudah-mudahan dapat ditangani dengan baik. Yang penting jangan sampai jadi klaster. Klub mempunyai kewenangan penuh untuk menjaga protokol kesehatannya masing-masing," tutur Sudjarno.
Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 2021 akhirnya dinyatakan ditunda hingga akhir Juli 2021.
Kondisi kasus Covid-19 yang melonjak di Indonesia menjadi pertimbangan utama pembuatkebijakan di Tanah Air untuk menyarankan PSSI dan PT LIB menunda kompetisi.
Artikel ini telah tayang sebelumnya di BolaSport.com