Breaking News:

Hari Terakhir Vaksinasi Covid-19 di Gelora 10 November, Hanya Melayani Vaksinasi Untuk Anak

Pada hari terakhir, Minggu (11/7/2021) pemberian vaksin covid-19 di Stadion Gelora 10 November akan difokuskan pada anak usia 12-17 tahun.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Walikota Surabaya, Eri Cahyadi (kiri) meninjau pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Stadion Gelora 10 November 

SURYAMALANG, SURABAYA - Vaksinasi di Gelora 10 November (G10N) untuk kalangan umum memasuki hari kelima, Sabtu (10/7/2021).

Pada hari terakhir, Minggu (11/7/2021) pemberian vaksin akan difokuskan pada anak usia 12-17 tahun. 

"Saya sampaikan besok (di G10N) sudah berhenti, tidak ada lagi vaksin yang untuk masyarakat umum. Jadi besok itu di G10N vaksinasi hanya untuk anak-anak SD-SMP, kami dahulukan anak-anak," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Sabtu (10/7/2021). 

Cak Eri menerangkan, Pemkot Surabaya menyiapkan 280 ribu dosis untuk vaksin di G10N sejak Selasa (6/7/2021) lalu. "Sekarang sudah habis. Perhari, kami menghabiskan 50 ribu dosis," kata Cak Eri. 

Lonjakan penerima vaksin di G10N di antaranya ada pada Sabtu (10/7/2021). "Hingga pukul 13.00 WIB, sudah ada 35 ribu yang divaksin," katanya. 

Membludaknya jumlah vaksin tersebut karena hari libur. Selain itu, adanya sejumlah perusahaan yang mengirimkan karyawannya. 

"Kami memang meminta perusahaan yang memiliki karyawan dan berkerja di Surabaya untuk mengikuti vaksin," kata Cak Eri. 

Namun, ada sejumlah perusahaan yang juga mengirimkan karyawan dari luar daerah. "Ada perusahaan yang tercatat di Disnaker hanya memiliki karyawan sebanyak 20 orang, namun yang dikirim sebanyak 100 orang," kata Cak Eri. 

"Ternyata, karyawan yang dikirim berasal dari cabang perusahaan yang lokasinya luar Surabaya. Ini yang sedang kami evaluasi," kata Cak Eri. 

Baca juga: Tak Ber-KTP Atau Tak Berdomisili di Surabaya Dilarang Vaksinasi Covid-19 di Gelora 10 November

Nantinya, vaksinasi di G10N akan dilanjutkan kembali apabila stok dari Kementerian Kesehatan telah diterima Pemkot Surabaya. "Saat ini kami sedang mengusulkan ke Kemenkes," kata Cak Eri. 

Tak tanggung-tanggung, usulan vaksin yang diminta Pemkot Surabaya mencapai 1,8 juta dosis. Selain diberikan kepada mereka yang belum vaksin, jumlah tersebut juga diperuntukkan bagi penerima dosis kedua. 

"Masih ada 800 ribu warga Surabaya yang belum divaksin dosis pertama. Berdasarkan hitungan kami, kami bisa tuntaskan selama dua pekan apabila tiap hari bisa 50 hari dosis," kata Cak Eri.

Apabila stok tersedia, proses vaksinasi juga akan disebar. Tak terpusat di G10N saja, namun juga sejumlah lokasi lain. 

Di antaranya, Polrestabes Surabaya, Kejaksaan, dan beberapa kantor lain. "Semoga permintaan vaksin kepada Pemerintah Pusat bisa segera dikirim," katanya. (bobby constantine koloway) 

Caption:
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Gelora 10 November Tambaksari Surabaya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved