Breaking News:

Berita Pasuruan Hari Ini

Gagal PTM, Dindik Kabupaten Pasuruan Pastikan MPLS dan Pembelajaran Online Berjalan Lancar

Sebanyak 717 SD dan 158 SMP di Kabupaten Pasuruan dipastikan kembali menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

Penulis: Galih Lintartika | Editor: isy
galih lintartika/suryamalang.com
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Pasuruan, Ninuk Ida Suryani, melakukan monitoring pembelajaran online ke sejumlah SD dan SMP di wilayah Kecamatan Bangil, Senin (12/07/2021) pagi. 

Berita Pasuruan Hari Ini
Reporter: Galih LIntartika
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | PASURUAN - Sebanyak 717 SD dan 158 SMP di Kabupaten Pasuruan dipastikan kembali menggelar pembelajaran dalam jaringan (daring).

Padahal, sebelumnya tahun ajaran 2021/2022, direncanakan siswa akan mengikuti pembalajaran tatap muka (PTM) terbatas sesuai dengan kondisi Covid-19 di wilayah masing masing.

Namun, belakangan ini, terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang sangat signifikan sehingga rencana PTM ini ditunda.

Skema pelajaran tetap dilakukan secara daring seperti tahun ajaran sebelumnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Pasuruan, Ninuk Ida Suryani, melakukan monitoring ke sejumlah SD dan SMP di wilayah Kecamatan Bangil, Senin (12/07/2021) pagi.

Dari pantauan di lapangan, ada dua sekolah yang dikunjungi rombongan Dindik Kabupaten Pasuruan yakni SDN Kalirejo 1 dan SMP Negeri 2 Bangil. 

Menurutnya, dari kedua sekolah ini mayoritas tidak mengalami kendala apapun dalam melaksanakan program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2021/2022 bagi murid baru.

“Secara keseluruhan semuanya berjalan lancar. Kepala sekolah maupun guru yang mengajar juga ada di tempat, meski jumlahnya sangat sedikit karena imbas aturan PPKM Darurat,” kata Ninuk.

Selama monitoring, Dindik juga mengerahkan 21 pejabat struktural, 22 pengawas TK, 45 pengawas SD, 16 pengawas SMP, dan 19 penilik. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved