Breaking News:

Berita Lumajang Hari Ini

Insiden Warga Ranupani Rusak Bangunan Desa Karena Penertiban PPKM Darurat Saat Gelar Upacara Adat

Diduga pemicu perusakan Balai Desa Ranupani, Lumajang itu adalah kekecewaan warga Tengger itu karena dilarang menggelar upacara adat Entas-entas.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/ISTIMEWA
Tangkapan layar video warga Ranupane merusak bangunan desa. 

SURYAMALANG.COM, LUMAJANG - Sebuah video singkat berisi rekaman aksi warga merusak Balai Desa Ranupani, Lumajang tersebar di media sosial, WhatsApp .

Insiden itu diketahui terjadi pada Senin (12/7/2021) karena gesekan antara upaya penertiban pelaksanaan PPKM Darurat yang bersinggungan dengan penyelenggaraan sebuah upacara adat yang dijalankan warga Tengger.

Diduga pemicu perusakan itu adalah kekecewaan warga Tengger itu karena dilarang menggelar upacara adat Entas-entas.

Upacara adat Entas-entas sendiri merupakan gambaran dari meluruhkan atau mengangkat derajat leluhur yang telah meninggal agar mendapatkan tempat yang lebih baik di alam arwah.

Sayito salah satu warga mengatakan, semula acara Entas-entas dilaksanakan di rumah tokoh adat Desa Ranupane.

Sebelum acara tersebut digelar, kata Sayito, perangkat desa telah meminta izin kepada Polsek dan Koramil setempat.

Acara tersebut akhirnya diizinkan terlaksana, asalkan tidak banyak dihadiri warga.

Pada Senin (12/7/2020) akhirnya acara tersebut terlaksana.

Acara adat itu juga dihadiri oleh kepala desa setempat.

"Tapi waktu di tengah-tengah acara polisi datang. Warga diminta untuk berhenti dan membongkar tenda karena dianggap melanggar aturan PPKM darurat," kata Sayito.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved