Perpanjangan PPKM Darurat Mungkin Dilakukan Bila Kondisi Belum Terkendali

Masa PPKM Darurat sangat mungkin diperpanjang apabila kondisi persebaran covid-19 di Indonesia belum terkendali.

Editor: eben haezer
SURYAMALANG.COM/Willy Abraham
Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto mengecek penutupan ruas jalan Panglima Sudirman, Jumat (9/7/2021). 

SURYAMALANG, JAKARTA - Masa PPKM Darurat sangat mungkin diperpanjang apabila kondisi persebaran covid-19 di Indonesia belum terkendali.

Hal ini disampaikan jubir Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito.

Dia mengatakan, pemerintah terus melihat dampak akibat implementasi PPKM darurat di lapangan.

"Jika kondisi belum cukup terkendali, maka perpanjangan kebijakan PPKM darurat maupunpenerapan kebijakan lain bukanlah hal yang tak mungkin dilakukan," ujar Wiku dalam konderensi pers virtual, Selasa (13/7/2021).

Apabila PPKM Darurat diperpanjang, Wiku menegaskan bahwa itu semata demi keselamatan dan kesehatan masyarakat.

"Diharapkan kebijakan ini dapat secara signifikan memperbaiki kasus covid-19 nasional," sambungnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sudah menyiapkan skenario perpanjangan PPKM Darurat hingga 6 minggu ke depan karena cepatnya mutasi varian baru Delta.

Hal itu terungkap dalam bahan paparan Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Senin (12/6/2021).

"PPKM Darurat selama 4-6 minggu dijalankan untuk menahan penyebaran kasus. Mobilitas masyarakat diharapkan menurun signifikan," sebut paparan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Dalam paparan juga disebutkan, PPKM Darurat sangat berimplikasi kepada pertumbuhan ekonomi.

Sri Mulyani menuturkan, PPKM membuat tingkat konsumsi masyarakat melambat, pemulihan ekonomi tertahan, dan pertumbuhan ekonomi kuartal III diprediksi melambat pada kisaran 4 persen - 5,4 persen.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved