Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Mobilitas Masyarakat Masih Tinggi Selama PPKM Darurat di Kota Malang

Aktivitas dan mobilitas masyarakat masih tinggi selama penerapan PPKM Darurat di Kota Malang.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Zainuddin
bpkad kota malang
Areal Alun-alun Tugu, Kota Malang. 

Reporter : Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG.COM, MALANG - Aktivitas dan mobilitas masyarakat masih tinggi selama penerapan PPKM Darurat di Kota Malang.

"Kota Malang masuk zona hitam dalam sehari kemarin. Penilaian dari Menko Marves ini terkait Facebook Mobility, Google Activity, dan (hasil pengamatan) dari satelit tentang penerangan di malam hari."

"Itu merupakan indikator dan tolok ukur bahwa aktivitas masyarakat di Kota Malang masih tinggi," ujar AKBP Budi Hermanto, Kapolresta Malang Kota kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (14/7/2021).

Siang ini Forkopimda Kota Malang menggelar rapat terkait regulasi dan hasil evaluasi PPKM Darurat agar Kota Malang dapat keluar dari penilaian zona hitam.

"10 rumah sakit rujukan Covid 19 di Kota Malang rata-rata sudah penuh. Kondisi UGD sangat terbatas dan juga sudah sangat penuh," terangnya.

BuHer juga menjelaskan pihaknya telah berupaya menekan mobilitas masyarakat dan mencegah adanya kerumunan dengan melakukan peneguran secara tegas namun humanis selama PPKM Darurat.

"Kami menegur secara lisan. Kami menegur pembeli dan penjual (pedagang). Ada juga tindakan fisik, seperti push up bagi pembeli yang ketahuan makan di tempat."

"Ada juga yang sudah melakukan operasi yustisi, dan diberikan sanksi tipiring. Ada juga sanksi penutupan tenpat usaha selama lima sampai dengan 10 hari," jelasnya.

BuHer mengungkapkan perlu kerja sama dari berbagai pihak, termasuk dari masyarakat agar Kota Malang bebas dari penilaian zona hitam.

"Kami berbicara juga tentang budaya dan perilaku dari masyarakat. Kami mengimbau masyarakat Malang Raya sabar dan patuh dalam situasi ini."

"PPKM Darurat dan PPKM Mikro bukan hanya di Kota Malang, tapi juga di seluruh Jawa dan Bali. Kalau masyarakat tidak membantu dan tidak patuh, ini akan berlarut terus," terangnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved