Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Urai Penumpukan, Pemkot Malang Akan Aktivasi Ketangguhan Pemakaman Mandiri

Pemkot Malang mengambil langkah tindakan cepat agar proses pemulasaran dan percepatan proses pemakaman tidak menumpuk

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Wali Kota Malang, Sutiaji 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Agar proses pemulasaran dan percepatan proses pemakaman tidak menumpuk, Pemkot Malang selain mengambil langkah tindakan cepat.

Yaitu mengambil langkah tindak mengaktivasi kembali ketangguhan pemakaman secara mandiri oleh masyarakat (anggota duka).

Hal ini karena usai proses pemulasaran dipastikan bahwa jenazah serta peti jenazah sudah aman untuk dibawa.

Selain itu, pemkot juga menambah RSUD kota Malang sebagai RS rujukan pemulasaran.

Langkah itu diambil dalam rapat marathon mulai Jumat (9/7 /2021) yang dipimpin Walikota Malang Sutiaji hingga rapat teknis yang digelar di Dinkes Kota Malang (13/7 '21) yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso.

"Kita coba urai bottleneck (simpul kemacetan) ada di mana. Dari penjemputan jenazah menuju RS pemulasaran, pelaksanaan pemulasaran, penghantaran ke pemakaman hingga proses penguburan," kata Walikota Malang, Sutiaji dalam rilis humas, Rabu (14/7/2021).

Penumpukan terjadi pada saat antrian pemulasaran karena jumlah tenaga pemulasaran tidak sebanding dengan jenazah.

Selain itu, daftar tunggu setelah pemulasaran untuk masuk daftar antrian petugas pemakaman. Maka diambil langkah short cut yang bisa dilakukan.

Yaitu pertama, menambahan tenaga pemulasaran dan tempat pemulasaran. Kedua, menambah tenaga pemakaman.

Ketiga, menguatkan mekanisme dan SOP bahwa usai proses pemulasaran dipastikan bahwa jenazah serta peti jenazah sudah aman untuk dibawah.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved