Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Aniaya Asisten Rumah Tangga Secara Tak Manusiawi, Tersangka Akan Ajukan Penangguhan Alasan Depresi

Pengacara tersangka, Susilowati menyebutkan pihaknya berencana akan mengajukan penangguhan dengan alasan kondisi tersangka yang mengalami depresi

Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/ISTIMEWA
Tersangka FF saat jalani pelimpahan Tahap II secara daring di Kejari Surabaya. (Intel Kejari Surabaya) 

Penulis : Syamsul Arifin

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kasus penganiayaan Asisten Rumah Tangga (ART) yang diperlakukan secara tak manusiawi di Surabaya memasuki babak baru.

Tersangka FF yang lakukan penganiayaan terhadap ART nya, EAS dengan menyuruh memakan kotoran kucing kini jalani pelimpahan tahap II di Kejari Surabaya

Di sisi lain, pihak pengacara tersangka sudah siap mengajukan penangguhan penanganan.

Pengacara tersangka, Susilowati menyebutkan pihaknya berencana akan mengajukan penangguhan dengan alasan kondisi tersangka yang mengalami gangguan kejiwaan berupa depresi.

Proses pelimpahan tahap II di Kejari Surabaya berupa pelimpahan berkas dan tersangka ini dilakukan secara daring.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Surabaya, Fariman Isandi Siregar mengatakan tersangka akan jalani penahanan selama 20 hari ke depan. 

"Benar, kami menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti. Kini tersangka dititipkan penahanannya di Polrestabes Surabaya," kata Fariman, Kamis, (15/7/2021). 

Sementara itu, pengacara tersangka, Susilowati menyebutkan pihaknya berencana akan mengajukan penangguhan penanganan pada pekan depan. 

"Pertimbangannya karena kliennya ini, secara medis sebelumnya ada pemeriksaan kejiwaan pada Januari kemarin. Ada gangguan kejiwaan depresi," terangnya. 

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved