Breaking News:

Kejari Batu Himpun Uang Denda Rp 10,2 Juta Dari Pelanggar PPKM Darurat

Kejari Kota batu menghimpun uang denda sebanyak Rp 10,24 juta dari para pelanggar PPKM darurat/

Penulis: Benni Indo | Editor: eben haezer
ist
Petugas Kejari Kota Batu mengikuti persidangan pelanggar PPKM Darurat yang berlangsung di Gedung Pancasila, Balaikota Among Tani, Kota Batu, Rabu (14/7/2021). 

SURYAMALANG, BATU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu menghimpun uang denda sebanyak Rp 10.240.000 atas sidang pelanggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang telah berlangsung pada 14 Juli 2021.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Batu, Edi Sutomo menerangkan, ada 65 pelanggar yang disidang dalam sidang yang digelar secara virtual. 

"Ada 65 pelanggar yang terdiri atas berbagai pelanggaran bagi pelaku usaha yang masih melayani makan di tempat, mengadakan kegiatan kerumunan, tidak memakai masker, dan banyak lainnya,” ujar Edi, Kamis (15/7/2021).

Dijelaskannya, tarif denda kepada pelanggar bervariatif tergantung tingkat pelanggarannya. Besaran denda tersebut berdasarkan putusan Hakim PN Malang berkisar antara Rp 30 ribu hingga Rp 500 ribu sehingga terkumpul sebesar Rp. 10.240.000.

“Kegiatan sidang Tipiring ini rencana akan digelar seminggu sekali untuk mendukung agar masyarakat mentaati penerapan PPKM Darurat Covid 19 di Kota Batu. Semoga langkah ini berdampak positif bagi ketaatan masyarakat atas PPKM Darurat di Kota Batu,” harap Edi.

Para pelanggar PPKM Darurat di Kota Batu menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Gedung Pancasila, Balaikota Among Tani, Kota Batu, Rabu (14/7/2021). Sidang Tipiring tersebut disaksikan langsung oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, beserta Kapolres Batu dan Kajari Batu.

"Sidang tipiring ini dilaksanakan agar masyarakat mematuhi Prokes, apalagi ada wacana jika PPKM akan diperpanjang. Karena itu, saya mohon masyarakat taat dengan Prokes agar kita bisa memutus penyebaran Covid-19 dan tidak  memerlukan perpanjangan PPKM Darurat,” kata Wali Kota Batu Dewanti.

Pemerintah Kota akan lebih tegas menindak pelanggar PPKM Darurat sebagai upaya menekan angka penyebaran Covid-19. Apalagi wilayah Kota Batu sudah masuk zona merah saat ini.

“Rencananya, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan hingga penerapan PPKM Darurat selesai diberlakukan. Karena itu warga diminta untuk selalu patuh dan menerapkan Protokol kesehatan saat melakukan aktivitas di luar rumah,” imbau Dewanti. (Benni Indo)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved