Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Mahasiswa Komunikasi UMM Kembangkan Wisata di Kampoeng Heritage Kajoetangan Malang

Mahasiswa UMM dan Pokdarwis Heritage Kajoetangan Malang melakukan kegiatan Pengembangan Pariwisata Kajoetangan Malang atau disingkat (PPKM).

Penulis: Benni Indo | Editor: isy
benni indo/suryamalang.com
Salah satu sudut pemandangan di Kampoeng Heritage Kajoetangan Malang. Sejumlah mahasiswa Ilmu Komunikasi Public Relation 3 Event Management, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Heritage Kajoetangan Malang mengadakan kegiatan Pengembangan Pariwisata Kajoetangan Malang atau disingkat (PPKM). 

Pasalnya, kegiatan pariwisata berbasis masyarakat menggunakan aset publik dalam pelaksanaannya.

Kegiatan itu juga membahas strategi branding pariwisata di tengah pandemi.

Syarat utama untuk mengembangkan pariwisata harus memenuhi empat pilar yaitu atraksi (attraction), akses (accessibility), fasilitas khusus (amenity) dan pelayanan tambahan (ancillary).

Penting juga menggali warisan yang ada di tempat wisata sehingga akhir dari perjalan pengembangan wisata akan membuat pengalaman yang tidak terlupakan bagi wisatawan khususnya di Kampoeng Heritage Kajoetangan.

Sri Arniati selaku anggota Pokdarwis divisi UMKM mengatakan, bahwa Kampoeng Heritage Kajoetangan sudah bisa memenuhi keempat pilar tersebut.

Hanya saja, tinggal bagaimana mengelolanya dengan manajemen yang baik.

“Dan tentunya melibatkan warga masyarakat serta memanfaatkan budaya lokal yang ada,” jelasnya.

Sri berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan kembali di kemudian hari karena penting untuk bahan branding wisata Kampoeng Heritage Kajoetangan.

"Apalagi di tengah situasi pandemi seperti saat ini, upaya untuk tetap bertahan jangka panjang sangat penting bagi pelaku usaha pariwisata," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved