Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Satgas IKA UB Bikin Aplikasi Isoman untuk Pantau Perkembangan Pasien

Satgas COVID IKA Universitas Brawijaya (UB) menyediakan aplikasi berbagai layanan untuk mereka yang sedang isolasi mandiri (isoman).

Penulis: Benni Indo | Editor: isy
IKA UB
Informasi tentang aplikasi ISOMAN dari IKA Universitas Brawijaya (UB) yang membantu pemantauan isoman keluarga UB dan alumni. Ke depannnya juga untuk masyarakat umum. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Sylvianita Widyawati
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Satgas COVID IKA Universitas Brawijaya (UB) menyediakan aplikasi berbagai layanan untuk mereka yang sedang isolasi mandiri (isoman).

Aplikasi ini alumni, keluarga besar UB, dan selanjutnya ke masyarakat umum Malang Raya dan berbasis web di http://ika.ub.ac.id/aplikasi-isoman/.

Aplikasi ini ditujukan untuk pasien terinfeksi Covid 19 yang melakukan isolasi mandiri.

Fungsinya untuk memantau perkembangan kondisi harian pasien dan layanan telekonsultasi dengan dokter bagi pasien yang membutuhkan.

Isinya berupa pemantauan isolasi mandiri, pelayanan logistik selama isolasi mandiri yang berupa obat, vitamin dan makanan, serta telekonsultasi medis berbasis aplikasi.

Selain itu, IKA UB juga melakukan kolaborasi bersama beberapa pihak untuk melaksanakan program vaksin dalam mendorong percepatan vaksinasi di Malang Raya.

Ketua Satgas COVID IKA UB Ahmad Sauqy menjelaskan banyak kebutuhan terkait dengan fasilitas isoman, serta telekonsultasi medis di tengah dengan dokter Satgas Covid-19 FK UB.

"Para alumni dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya akan melayani telekonsultasi dan memantau pasien isoman," katanya.

Aplikasinya dirancang mudah dengan memakai perangkat smartphone.

Para pasien isoman dapat memakai aplikasi ini dengan cara melakukan registrasi online pada link.

Kemudian memasukkan data diri dan memasukkan data gejala terkini yang dirasakan sesuai dengan format yang sudah disediakan oleh aplikasi.

Program ini bagian dari IKA UB Peduli-Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Covid-19.

Kegiatan ini diinisiasi karena melonjaknya jumlah masyarakat positif COVID-19 yang terjadi sejak akhir Juni 2021 hingga saat ini, tambah Ketua Umum IKA UB, Ahmad Erani Yustika.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved