Pria di Kediri Babak Belur Dihajar Warga Setelah Melakukan Aksi Begal Payudara ke Perempuan Muda

Seorang pria di Kabupaten Kediri babak belur dihajar warga setelah tertangkap usai melakukan aksi begal payudara terhadap seorang perempuan. 

Penulis: Farid Farid | Editor: eben haezer
ist/polres kediri
Pelaku begal payudara saat diamankan polisi di Mapolres Kediri 

SURYAMALANG, KEDIRI - Seorang pria di Kabupaten Kediri babak belur dihajar warga setelah tertangkap usai melakukan aksi begal payudara terhadap seorang perempuan muda.

Aksi begal payudara itu dilakukan MIH di desa Tempurejo, kecamatan Wates, kabupaten Kediri. 

Setelah babak belur dihajar warga, pelaku begal payudara itu diserahkan ke polisi untuk menjalani penyelidikan. 

Kronologi kejadian ini berawal dari seorang perempuan berusia 19 tahun berinisial SAR berjalan di area persawahan Desa Tempurejo.

Saat itu sekitar pukul 8 malam. Korban sedang dalam perjalanan pulang mengendarai motor dari tempat kerjanya di sebuah pabrik pembuatan karung. 

Di lokasi, pelaku MIH melaju dari arah belakang dengan mengendarai sepeda motor.

Saat semakin dekat dengan korbannya, MIH langsung meremas payudara korban.

Seketika korban berteriak meminta pertolongan atas kejadian itu.

Melihat korban berteriak pelaku berusaha melarikan diri.

Tapi korbannya tak tinggal diam. Dia terus mengejar pelaku hingga keduanya masuk ke perkampungan warga. Sambil mengejar pelaku, korban terus berteriak meminta tolong.

Ternyata teriakan korban mengundang warga kampung keluar. Hingga akhirnya warga berhasil mengamankan pelaku yang berusaha melarikan diri.

Warga dengan sigap mengamankan pelaku dan menyerahkan pelaku ke pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha mengatakan usai diamankan warga, pelaku langsung digiring ke Mapolres Kediri.

"Pelaku mengakui seluruh perbuatannya yang melakukan tindak pidana pencabulan," ujarnya Sabtu (17/7/2021).

Saat ini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.

"Pelaku kita kenakan dengan pasal 289 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman hukuman mencapai 9 tahun penjara," jelasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved