Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

PPKM Darurat, Penjualan Kambing Kurban di Kota Malang Menurun Drastis

Salah satu pedagang kambing kurban di Jalan Soekarno Hatta, Beni Setya (31) mengaku, penjualan kambingnya selama 2 tahun terakhir ini kian lesu.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Pedagang kambing kurban di Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Adanya pemberlakuan PPKM Darurat, berdampak kepada perayaan Hari Raya Idul Adha 1442 H.

Hal itu terlihat dari penjualan hewan kurban di Kota Malang yang mengalami penurunan secara drastis.

Salah satu pedagang kambing kurban di Jalan Soekarno Hatta, Beni Setya (31) mengaku, penjualan kambingnya selama 2 tahun terakhir ini kian lesu.

''Sejak pandemi, penjualan sudah sepi. Ditambah, dengan adanya PPKM Darurat, makin sepi lagi."

"Ini saja sudah H-2 jelang Idul Adha, dari stok kambing 30 ekor, masih sisa 21 ekor belum terjual," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (18/7/2021).

Dia mengungkapkan, sebelum masa pandemi Covid-19, ia bisa menjual sampai 40 ekor kambing jelang Idul Adha.

Namun karena saat ini sepi, dirinya hanya membawa stok 30 ekor kambing kurban.

''Itu pun masih sisa. Padahal sekarang sudah H-2. Mau bagaimana lagi, ekonomi masyarakat juga sedang susah," jujurnya.

Beni juga mengaku, dirinya terpaksa ikut menurunkan harga jualan, untuk semata-mata menjaga hubungan baik dengan konsumennya.

"Misal, satu ekor kambing harganya Rp 2,6 juta. Saya kasih diskon Rp 300 ribu, jadi harga kambingnya hanya Rp 2,3 juta," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved