Breaking News:

Khofifah Serahkan Sapi Kurban Untuk Idul Adha, Bobotnya Beda 200 Kg Dengan Sapi Presiden Jokowi

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan sapi kurban ke masjid Al Akbar. Berat sapi tersebut hanya selisih 200 kg dengan sapi presiden Jokowi

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/fatimatuz zahroh
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa melihat sapi kurban milik Presiden Jokowi di Masjid Nasional Al Akbar, Surabaya 

SURYAMALANG, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan sapi kurban ke Masjid Nasional Al Akbar Kota Surabaya Senin (19/7/2021) siang.

Untuk kurban di Hari Raya Idul Adha tahun ini, Khofifah berkurban sapi asal Lamongan dengan bobot 1.050 kilogram.

Khofifah mengatakan bahwa tahun ini ia kembali mengambil sapi unggul dari peternak Lamongan untuk hewan kurbannya. Sapi jenis peranakan ongole (PO) tersebut ia ambil dari peternak asal desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan. Menurutnya sapi ini adalah sapi unggul yang sudah dipastikan lolos untuk syarat hewan kurban.

“Kurbannya tahun ini saya sama kayak tahun lalu dari peternak Jawa Timur dari Lamongan. Sapi-sapi Jawa Timur yang di sini adalah sapi terbaik. Pak Presiden juga Alhamdulillah selalu ambil sapi juga dari Jawa Timur, ini yang sudah datang di masjid Al Akbar adalah sapi kurban Pak Jokowi dari Sukapura Probolinggo Jawa Timur,” kata Khofifah.

Sebagaimana di ketahui, hewan kurban Presiden Joko Widodo telah sampai di Masjid Nasional Al Akbar. Sapi kurban Presiden RI adalah jenis limousin dengan berat 1.242 kilogram. Sapinya diambil dari peternak Sukapura Probolinggo dekat dengan kawasan Bromo. Antara sapi kurban milik Khofifah dengan sapi kurban milik Presiden Jokowi, bobotnya hanya beda hampir 200 kg. 

Baca juga: Presiden Jokowi Sumbangkan Sapi Kurban 1,2 Ton untuk Masjid Al Akbar Surabaya

Lebih lanjut dikatakannya bahwa untuk sapi kurban memang pihaknya mendorong agar sapi-sapi Jatim memiliki kualitas yang baik. Sehat, cukup dari segi usia dan juga memenuhi kriteria bebas penyakit. Jatim juga memiliki beberapa jenis sapi unggul. Selain peranakan ongole, ada limousin dan juga ada madurasin. 

“Kalau untuk Idul Adha tentu peternak peternak kita menawarkan sapi terbaik mereka,” tegasnya.

Khofifah meyatakan, meski tidak ada salah Idul Adha di masjid Al Akbar tahun ini, tetapi penyembelihan hewan kurban tetap akan digelar. 

Ia menyebut bahwa proses penyembelihan hewan kurban di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya ini sudah teruji dalam penerapan protokol kesehatan juga protokol penyembelihan yang sesuai prosedur.

“Kalau penyembelihan tetap ada. Di sini saya rasa sudah menjadi top referral lah, dan kita akan memantau bersama supaya prokesnya juga baik,” pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved