Penambahan Pasien Covid-19 di Tulungagung Terus Menurun, Diharapkan Puncak Sudah Terlewati

Tren penambahan pasien terkonfirmasi Covid-19 di Tulungagung terus menurun. Pemkab berharap puncak kasus telah terlampaui

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Rusunawa Jepun II yang dijadikan tempat karantina pasien Covid-19 di Kabupaten Tulungagung 

SURYAMALANG, TULUNGAGUNG - Tren penambahan pasien terkonfirmasi Covid-19 di Tulungagung terus menurun.

Pemkab berharap puncak kasus telah terlampaui dan tidak ada klaster baru yang memicu ledakan kasus.

Menurut Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, dr Kasil Rokhmat, dari pelacakan kontak erat pasien, kasus positif yang ditemukan semakin menurun.

“Tren positive rate hasil tracing hasian terus menurun. Semoga puncaknya sudah terlampaui,” terangnya.

Penambahan pasien Covid-19 tertinggi terjadi pada 15 Juli 2021, sebanyak 175 pasien.

Jumlah pasien baru terus menurun menjadi 32 pada 16 Juli,  lalu 111 pada 17 Juli, serta 80 pada 18 Juli dan 80 pada 19 Juli.

Jika hasil pelacakan terus menurun, maka situasi Covid-19 di Tulungagung semakin bisa dikendalikan.

“Kecuali ada klaster lain yang lebih dahsyat, bisa jadi akan ada ledakan kasus lagi,” ujar dr Kasil.

Lanjut dr Kasil, jika melihat penambahan pasien yang demikian besar, dimungkinkan varian delta telah menyebar di Tulungagung.

Varian ini dikenal lebih cepat menular sehingga memicu penambahan kasus secara signifikan.

Penambahan pasien dengan cepat membuat fasilitas kesehatan kelabakan.

“Yang agak krisis adalah oksigen dan obat-obatan. Karena produksinya tetap, tetapi permintaannya terus meningkat,” keluhnya.

Sebelumnya ruang perawatan Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) di Tulungagung sempat kewalahan menerima pasien baru.

Pemkab Tulungagung  kemudian menambah delapan Puskesmas rawat inap menjadi rumah sakit penyangga untuk pasien Covid-19.

Delapan Puskesmas ini menambah 10 Puskesmas rawat inap yang sebelumnya sudah difungsikan sebagai rumah sakit penyangga.

Dengan penambahan delapan Puskesmas ini, jumlah tempat tidur yang ada bertambah dari 704 menjadi 803. (David Yohanes)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved