Breaking News:

Ibu Meninggal dan Ayah Dirawat di RS, Tiga Anak di Malang Jalani Isoman Tanpa Orangtua

Tiga anak yang terpapar Covid-19 harus menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah tanpa kedua orangtua. Ibu mereka meninggal dan ayah dirawat di RS

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/kukuh kurniawan
Rumah tempat tinggal 3 anak yang melakukan isoman sendiri tanpa orangtua. 

Reporter : Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG, MALANG - Tiga anak yang terpapar Covid-19 harus menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah tanpa kedua orangtua. 

Tiga anak itu menjalani isoman di Perumahan Puskopad, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota malang. 

Diketahui pula bahwa ibu mereka telah meninggal dunia. Sedangkan ayah mereka sedang menjalani perawatan di RSUD Kota Malang. 

Ketua RT 05 Perumahan Puskopad, Pudjo Lestari menjelaskan awal mula satu keluarga itu terpapar Covid 19.

"Kejadian awal bermula pada Sabtu (3/7/2021), ayah mereka merasakan gejala Covid 19. Kemudian, berinisiatif untuk melakukan tes swab dan hasilnya positif," ujarnya, Selasa (20/7/2021).

Lalu, Senin (5/7/2021), pihak Fasyankes setempat melakukan tracing pada pria tersebut bersama istrinya serta tiga anaknya yang berinisial SA, KH dan MA.

"Hasilnya, lima orang ini dinyatakan positif Covid 19. Untuk SA ini, anak sulung dan merupakan ABK (Anak Berkebutuhan Khusus). Sehingga, anak kedua berinisial KH yang masih SMP, merawat kakaknya itu dan sang adik yang masih kelas 5 SD," tambahnya.

Selama beberapa hari, mereka menjalani isoman bersama-sama. Namun, kondisi sang ayah memburuk karena memiliki komorbid, sehingga pada Rabu (7/7/2021) dilarikan ke RSUD Kota Malang untuk menjalani perawatan.

"Kondisi ibu mereka juga ikut memburuk sejak Senin (5/7/2021), dan telah mendapatkan penanganan dari puskesmas seperti oksigen, infus dan sebagainya. Karena mau dipindahkan ke RS kesulitan, karena saat itu overload," jujurnya.

Lalu, Minggu (11/7/2021), ibu ketiga anak itu mendapatkan kamar di RSUD Kota Malang. Namun setelah tujuh hari dirawat, perempuan berinisial IKW itu meninggal dunia.

Mengetahui adanya kejadian itu, warga setempat membantu ketiga anak tersebut menjalani isoman.

"Mereka (tiga anak) pintar, bisa masak nasi sendiri dan warga di sini bergantian membantu, memberikan lauk dan sayuran untuk pagi, siang dan sore. Ada juga saudaranya datang, untuk memberikan support dan makanan juga," jelasnya.

Selain itu, warga sekitar selalu mensupport dan memberikan semangat pada ketiga anak tersebut. Meskipun, hanya sebatas bergurau dari balik pagar rumah.

"Sebenarnya kami juga mau membantu lebih. Tapi bagaimana lagi, kondisi sedang isoman dan kami harus mematuhi protokol kesehatan. Kami pun terus menjaga agar psikologi anak-anak ini tidak terganggu, dan bisa menjalani isoman dengan baik," tandasnya.

Baca juga: Tak Dapat Ventilator, Dokter di Ponorogo yang Hamil 7 Bulan Akhirnya Meninggal Karena Covid-19

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved