Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkot Malang Tambah 70 Bed di Sentra IGD

Penambahan bed di ruang centra IGD itu akan ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Malang (RSUD) yang terletak di Jalan Rajasa.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Wali Kota Malang Sutiaji bersama dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Dr Husnul Muarif ketika melakukan peninjauan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Penuhnya ruang sentra IGD di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Malang membuat Pemerintah Kota Malang akan menambah 50-70 bed di ruang centra IGD.

Penambahan bed di ruang centra IGD itu akan ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Malang (RSUD) yang terletak di Jalan Rajasa.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, sebenarnya yang kondisinya darurat bukanlah keterisian bed atau Bed Ocuppancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Malang.

Akan tetapi ialah ruangan sentra IGD yang kini kondisinya mulai penuh. Hal inilah yang menjadi dasar Pemkot Malang melakukan penambahan bed di ruangan IGD.

"Yang darurat itu bukan BOR-nya mas. Tapi yang darurat itu sebetulnya di ICU dan IGD. Maka dari itu akan kami tambah 50-70 bed," ucapnya kepada SURYAMALANG.COM, Senin (19/7/2021).

Penuhnya ruang sentra IGD Covid-19 ini membuat ruangan untuk menjalani isolasi mandiri di safe house RST Soepraoen dan Rumah Sakit Lapangan Idjen Boulevard ada yang belum terisi.

Penambahan bed di sentra IGD Covid-19 itu kini sedang diatur dan dijalankan oleh pihak RSUD Kota Malang.

"Sebetulnya di ICU dan IGD ini yang darurat. Jadi pasien yang mau bergeser ke Safe House agak lambat. Segala sesuatunya untuk penambahan itu kini sedang diatur oleh RSUD," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved