Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Pemkot Batu Salurkan Bantuan Sosial ke Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19

Pemerintah Kota Batu telah menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di masa PPKM Darurat

Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
DISKOMINFO KOTA BATU
Petugas memberikan uang tunai sebanyak Rp 300 ribu kepada warga Kota Batu yang terdampak pandemi Covid-19. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Pemerintah Kota Batu telah menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di masa PPKM Darurat. Berdasarkan data yang dikeluarkan Dinas Komunikasi dan Informatika, Pemkot Batu menyiapkan anggaran sebesar Rp 997.500.000.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ony Ardianto menjelaskan, bantuan Bantuan Sosial Tunai (BST) tersebut disalurkan kepada BST profesi dan masyarakat mentan sebanyak 2.566 orang dengan total anggaran sebanyak Rp 769.800.000. Lalu BST masyarakat kelurahan kepada 759 Orang dengan total anggaran Rp 227.700.000.

“Bantuan yang diterimakan masyarakat adalah sebesar Rp 300.000 orang dengan total penerima 3.325 orang,” ujarnya kepada SURYAMALANG.COM.

Mekanisme pemberian BST profesi disalurkan melalui tujuh dinas pengampu. Tujuh dinas itu terdiri atas Dinas Sosial 124 orang, Dinas Pariwisata 925 orang, Dinas Koperindag 510 orang, Dinas Pertanian 31 orang, Dinas PMPTSP Naker 486 orang, Dinas Perhubungan 445 orang, dan Dinas Pendidikan 45 orang.

“Jadi, misal yang terdampak pelaku wisata, maka yang menyalurkan adalah Dinas Pariwisata. Jika yang terdampak adalah guru, maka yang menyalurkan ada Dinas Pendidikan. Sesuai kedinasan masing-masing karena mereka yang mengetahui kondisi dan memiliki data,” ujar Ony, Selasa (20/7/2021).

“Untuk penyaluran BST masyarakat kelurahan disalurkan di masing-masing kelurahan. Selain anggaran tersebut juga terdapat alokasi Anggaran BLT Dana Desa sebesar Rp 7.380.000.000 yang diperuntukkan keluarga penerima manfaat di 19 desa yang ada di Kota Batu,” terang Ony.

Proses penyaluran BLT Dana Desa tersebut sudah tersalurkan sejak bulan Januari tahun 2021. Sampai dengan saat ini yang sudah tersalurkan sebesar Rp 3.075.000.

Realisasi Dana Desa (DD) Tahun 2021 di lingkup Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Malang selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Penyalur DAK Fisik Dana Desa dilaporkan telah mencapai 42.78%. Dari jumlah itu, Kepala KPPN Malang, Teddy, dalam keterangan tertulis menjelaskan bahwa realisasi penyaluran DD tahap I di Kota Batu telah mencapai Rp 11.273.315.560.

Sedangkan earmark 8% (diperuntukkan) untuk penanganan Covid-19 dan DD Tahap II  sampai 13 Juli 2021 di Kota Batu telah mencapai Rp 2.516.642.240 dari 19 desa yang ada. Teddy mengatakan, pihaknya berupaya secara proaktif berkoordinasi dan melakukan sosialisasi kepada pemda di wilayah kerjanya yang menerima DD yaitu Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan dan Kota Batu.

“Sosialisasi dilakukan kepada para pemangku kepentingan meliputi Badan Pengelola Keuangan Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kecamatan, Pemerintahan Desa dan Para Pendamping Desa,” ujarnya.

Sedangkan realisasi penyaluran DD hingga 13 Juli 2021 di Kota Batu mencapai Rp 16.538.557.800 dari pagu Rp 31.458.028.000. Persentasenya mencapai 52.57%. Angka itu yang tertinggi dari wilayah lainnya seperti Kabupaten Malang dan Pasuruan.

KPPN Malang mengimbau agar pemerintah daerah di wilayah kerjanya bisa segera mengajukan percepatan penyaluran BLT Desa dan Dana Desa earmark 8% untuk penanganan Covid-19 pada Juli ini.

“Sekaligus mendorong Pemda untuk mengajukan penyaluran Dana Desa tanpa perlu menunggu semua desa siap atau layak. Untuk Desa yang sudah lengkap persyaratan salurnya, bisa segera diajukan ke KPPN,” imbaunya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved