Breaking News:

Prodi S1 Teknik Kimia ITN Malang Mendapat Tiga Hibah Pendanaan

Prodi S1 Teknik Kimia ITN Malang berhasil mendapatkan tiga hibah pendanaan sekaligus.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: eben haezer
sylvianita widyawati
Gerbang kampus 2 ITN Malang 

SURYAMALANG, MALANG - Prodi S1 Teknik Kimia ITN Malang berhasil mendapatkan tiga hibah pendanaan sekaligus.

Ketiganya adalah Matching Fund – Kedaireka (Kedaulatan Indonesia dalam Reka Cipta),  Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) 2021 dan tim PKM Gagasan Tertulis (GT) 2021 

Matching Fund adalah bentuk nyata dukungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia untuk penciptaan kolaborasi dan sinergi strategis antara Insan Dikti (lembaga perguruan tinggi) dengan pihak Industri. 

Di Kedaireka, yang digarap adalah pengolahan limbah pertanian di Desa Sumberejo, Kota Batu untuk menunjang perencanaan eduwisata ekologi.

Dalam pertemuan dengan wartawan lewat Zoom, Senin (19/7/2021), ketua pelaksana kegiatan di Sumberejo, Dr Nanik Astuti Rahman ST MT menjelaskan di Desa Sumberejo ada limbah sayuran yang belum dikelola komprehensif.

"Ada lima ton limbah sayuran yang dibuang dan dibiarkan begitu saja tanpa diolah," jelas Nanik.

Lokasi pembuangan di sungai. Padahal di bawah itu ada 24 desa.

"Maka akan ada pencemaran yang ditimbulkan di 24 desa yang dilalui sungai itu," katanya.

Maka limbah sayuran itu dijadikan POC (Pupuk Organik Cair). Sehingga ada pengalihan pemakaian pupuk kimia ke POC karena limbah sayuran bisa dimanfatkan.

Saat ini POC masih dipakai untuk penggunaan di desa itu. Namun untuk tahun kedua, rencana akan dilaunching produk POC di luar Desa Sumberejo. Selain itu juga ada program eco entrepreunership. Yaitu pengelolaan limbah bisa jadi eduwisata/bisnis. Sehingga ada pembelajaran limbah. Sebagai mitra kegiatan ini adalah bumdes setempat.

Kaprodi S1 Teknik Kimia, M Istnainy Hudha ST MT merasa senang atas prestasi ini.

"Prestasi ini menggembirakan karena bisa tetap berpartisipasi saat pandemi dengan mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh  Kemendikbud Ristek," kata dia. 

Sedang Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) diadakan oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Ristek. Kegiatan ini untuk  mengembangkan soft skills mahasiswa dan menerapkan kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka.

Serta menumbuhkan rasa peduli mahasiswa untuk berkontribusi dalam masyarakat desa. Judul kegiatannya adalah " Pemberdayaan dan Pengembangan Potensi Hasil Perkebunan Buah Jeruk Berbasis Zero Waste di Desa Panggungrejo Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang".

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved