Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Bansos dari Pemerintah Pusat Cair, Warga Kota Malang Bersyukur Dapat Bantuan Uang Rp 600 Ribu

Rencananya, Siti akan menggunakan bansos ini guna membeli sembako dan membayar tagihan PDAM yang telah menunggak selama dua bulan.

rifky edgar/suryamalang.com
Siti Naisah, warga Kauman, Kota Malang bersama tetangganya seusai mengambil bantuan sosial dari pemerintah pusat di kantor pos Malang, Rabu (21/7/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Rifky Edgar
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Wajah Siti Ngaisah, warga Kauman, Kota Malang sumringah usai mendapatkan bantusan sosial dari Pemerintah Pusat pada Rabu (21/7/2021).

Berangkat bersama tetangganya, perempuan berusia 67 tahun itu mengambil bansos di kantor pos Kota Malang yang lokasinya tak jauh dari rumahnya.

Siti menganggap, bahwa bantuan sosial yang dia terima ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat kurang mampu dalam menghadapi pandemi covid-19 ini.

"Saya bersyukur. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah," ucapnya saat ditemui usai mengambil uang senilai Rp 600 Ribu.

Rencananya, Siti akan menggunakan bansos ini guna membeli sembako dan membayar tagihan PDAM yang telah menunggak selama dua bulan.

Dia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah, karena sudah 4 kali telah mendapatkan bansos ini.

"Saya berterimakasih kepada pemerintah. Ini merupakan bentuk kepedulian yang bermanfaat bagi saya. Karena saya juga barusan ditinggalkan suami saya yang meninggal dunia tiga hari kemarin," ucap nenek yang memiliki delapan cucu ini.

Sementara itu, total ada 14.644 warga Kota Malang yang telah terdata oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Proses penyaluran bantuan dari Pemerintah Pusat ini dibagi dalam tiga jalur, selain melalui kantor pos, kelurahan dan diantarkan oleh petugas apabila ada warga yang isolasi mandiri dan difabel.

Wakil Kepala Kantor Pos Malang, Muhammad Budiono, menyampaikan penyaluran bansos di kantor pos ini dibagi dalam tiga tahap.

Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan yang dapat menyebab penularan Covid-19.

"Hari ini adalah hari terakhir. Setelah awalnya digelar sejak Minggu, Senin dan Rabu ini," ucapnya.

Meski demikian, terjadi penurunan jumlah penerima bansos di Kota Malang dibandingkan dengan bansos di tahun 2020.

Penurunannya pun cukup signifikan.

Dari 20.000 sekian, di 2020, kini hanya mencapai 14.644.

"Jumlahnya memang menurun. Kami juga tidak tau penyebabnya. Karena data ini langsung diberikan oleh Kemenkes. Dan uangnya di transfer melalui rekening kami," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved