Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pemkab Malang Segera Salurkan Bansos, Jumlah Penerima Mencapai 9998 Warga

Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan segera menyalurkan bantuan sosial tunai bagi warga terdampak PPKM Darurat.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan segera menyalurkan bantuan sosial tunai bagi warga terdampak PPKM Darurat.

"Insya Allah dalam minggu-minggu ini (disalurkan). Ini masih proses pencairan dan akan kami percepat," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat ketika dikonfirmasi pada Rabu (21/7/2021).

Wahyu menambahkan, jumlah penerima bansos mencapai 9.998 warga.

Terkait nilai bansos yang diterima tiap warga, Wahyu belum bisa menerangkan secara gamblang.

"Sumber dananya diambil dari APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah)," ungkap Wahyu.

Pemkab Malang lebih memilih menggunakan APBD untuk penyaluran bansos.

Pasalnya, dana belanja tidak terduga (BTT) akan digunakan untuk Dinas Kesehatan yang sedang menangani Covid-19.

“Itu kan kearifan lokal, dari BTT kita akan anggarkan untuk yang lain. Karena BTT sudah sedikit kan  kalau kita ambil terus akan habis. BTT memang kita fokuskan ke Dinas Kesehatan dan rumah sakit yang betul-betul langsung menangani corona," jelas mantan Camat Tajinan itu.

Wahyu turut memberikan penjelasan mengenai panjangnya proses realisasi bansos di Kabupaten Malang.

"Maka kami ambil dari BPBD dan dari Dinas Sosial sudah mendata. Sekarang kami menunggu prosesnya aja karena harus di-SK kan. Setelah SK turun maka akan langsung cairkan oleh BPKAD,” ungkap Wahyu.

Di sisi lain, Pemkab Malang juga menyadari ritme pendapatan para pedagang kaki lima anjlok selama PPKM Darurat.

Menanggapi hal tersebut, Wahyu menerangkan pihaknya akan memberikan perhatian kepada pedagang yang mengais rezeki di jalanan.

“Kalau untuk yang terdampak seperti PKL (pedagang kaki lima) kan memang sulit, maka kita mintakan datanya yang betul-betul warga Kabupaten Malang dan terdampak, juga belum mendapatkan bantuan,” tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved