Breaking News:

Beroperasi Mulai Besok, RS Darurat GOR Indoor Akan Terima Pasien Rujukan dari RS BDH

Pemkot Surabaya akan mengoperasikan RS Darurat GOR indoor Kompleks GBT. Untuk tahap awal RS darurat akan menerima rujukan dari RSUD BDH

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: eben haezer
ist/pemkot surabay
Petugas sedang mempersiapkan fasilitas di Rumah Sakit Darurat GOR Indoor kompleks Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (23/7/2021). 

SURYAMALANG, SURABAYA - Pemkot Surabaya memastikan Rumah Sakit Darurat GOR Indoor kompleks Gelora Bung Tomo (GBT) beroperasi mulai besok, Jumat (23/7/2021). Untuk tahap awal, RS ini akan menerima rujukan dari RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH). 

Sebab, RS yang berada di Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal Surabaya ini telah penuh. "Pasien kami ambil dari pasien yang berada wilayah Surabaya barat,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Kamis (22/7/2021). 

Untuk memastikan kesiapan RS darurat ini, Cak Eri sempat meninjau GBT, Kamis (22/7/2021). Cak Eri mengecek bagian dalam ruangan. 

Mulai dari tempat tidur dalam GOR, ruangan Unit Gawat Darurat (UGD) hingga toilet. Ia juga memastikan kondisi tempat tidur termasuk ketersediaan hand sanitizer. 

Cak Eri berkeliling di dalam GOR sekitar satu jam. Usai memastikan kesiapan RS, ia menyimpulkan RS ini siap buka. 

“Kita buka Jumat besok. Sebab, hari Jumat merupakan hari yang terbaik. Kita lewati dengan niat yang baik semoga dengan niat yang baik ini, segera berakhir Covid-19 di Kota Pahlawan,” Cak Eri.

Baca juga: RS Darurat GOR Indoor GBT Ditarget Segera Beroperasi, Pemkot Surabaya Masih Butuh Banyak Nakes

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Febria Rachmanita menambahkan tenaga kesehatan yang disiapkan mencapai 100 orang. Ini merupakan gabungan dari perawat di RS BDG dan relawan Surabaya Memanggil. 

Meskipun jumlahnya terbatas, namun dia akan mengupayakan pelayanan. Dalam sehari ada empat sift perawat yang bertugas.

“Untuk jam kerjanya 6 jam sehari tanpa libur. Sembari kita menunggu jumlah relawan terpenuhi. Kalau jumlah dokternya, ada sekitar 10-15 orang,” lanjutnya.

Dia berharap seluruh tenaga untuk tetap ikhlas dan saling mendukung satu sama lain. Sebab, support dan keikhlasan lah yang membuat kondisi pandemi menjadi lebih baik lagi.

Kita harus ikhlas yang sehat bantu yang sakit. Insyaallah kita semua diberikan kesehatan,” katanya. 

Selain tenaga medis, Satu-satunya persiapan yang belum terpenuhi adalah kebutuhan oksigen. Saat ini, pihaknya sedang menunggu liquid oksigen datang. 

Setelah itu, RS Darurat siap dioperasikan. “Mudah-mudahan Jumat besok kami sudah bisa mengirim pasien ke sini,” kata Feny sapaan lekatnya. 


Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved