ABG 18 Tahun Kejar-kejaran Dengan 2 Jambret yang Merebut Ponselnya yang Hendak Diservis
Seorang remaja perempuan 18 tahun kejar-kejaran dengan dua jambret yang merampas ponselnya yang sebenarnya hendak dibawa ke tempat servis
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama
SURYAMALANG, SAMPANG - Insiden penjambretan terjadi di Desa Krampon, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura (22/7/2021) kemarin.
Korbannya adalah Aisyah, remaja 18 tahun dari Desa Jeruk Porot, Kecamatan Torjun, Sampang.
Aisyah dijambret saat pergi ke Desa Pangarengan, Kecamatan Pangarengan, Sampang untuk memperbaiki Hp miliknya.
Ia mengatakan, pada saat kejadian dirinya pergi seorang diri menggunakan sepeda motor dan Hp diletakkan di dashboard kendaraan.
Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), dua pria yang berkendara motor tiba-tiba mengambil Hp tersebut.
"Setelah mengamabil Hp saya, mereka langsung melarikan diri menuju arah Desa Pangarengan," ujarnya.
Ia menambahkan, mengetahui hal itu dirinya refleks untuk mengejar pelaku jambret sembari berteriak, sehingga pengendara lainnya simpatik dan membantu mengejar pelaku.
Pengejaran terus berlangsung hingga ke Kecamatan Pangarengan dan beruntungnya setibanya di Desa Gulbung terdapat anggota Polsek Pangarengan sedang berpatroli.
"Kontan petugas ikut mengejar pelaku, untungnya berhasil ditangkap di lampu merah setelah menabrak sebuah mobil,” jelas Aisyah.
Sementara, Kapolsek Pangarengan Ipda Sujiono, membenarkan peristiwa tersebut dan menyebut bahwa pelaku telah ditangkap dan saat ini diserahkan ke Reskrim Polres Sampang.
Ia menyampaikan, pada saat kejadian, pihaknya turut melakukan pengejaran terhadap pelaku lantaran mendengar teriakan korban.
"Pada saat itu kami sedang melakukan patroli rutin di wilayah Kecamatan Pengarengan," pungkasnya.
Untuk diketahui dua pelalu tersebut berinisial RF dan AS warga Desa Pangilen, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kejar-kejaran-dengan-jambret-di-sampang.jpg)