Breaking News:

Bu Risma Marah Saat Cek Bansos di Tuban: 'Kenapa Untuk Tiga Bulan Hanya Cair Dua Bulan?'

Menteri Sosial, Tri Rismaharini marah besar saat mengecek penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) sembako di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban

Penulis: Mochamad Sudarsono | Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/mochamad Sudarsono
Menteri Sosial Tri Rismaharini marah saat mengecek penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) sembako di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban, Sabtu (24/7/2021). 

Laporan Wartawan Surya, Mochamad Sudarsono

SURYAMALANG, TUBAN - Menteri Sosial, Tri Rismaharini marah besar saat mengecek penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) sembako di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (24/7/2021).

Risma marah karena mendapati penyaluran BPNT yang tak sesuai dengan seharusnya. 

Saat itu, Risma mendapati seorang perempuan dari keluarga penerima manfaat (KPM) bernama Kastini (57), hanya mendapat 2 kali pencairan BPNT selama Juli-September 2020. 

Seharusnya, perempuan itu mendapat tiga kali pencairan. 

Selama tiga bulan, Kastini mengaku baru mendapat dua bulan pencairan. Sedangkan bulan September tak dicairkan.

"Ini baru dua bulan yang diberikan, yang satu bulan ke mana, mestinya dicairkan sekaligus," kata Risma yang juga didampingi Bupati Tuban dan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos P3A) di lokasi. 

Risma membeberkan, bantuan satu bulan uang senilai Rp 200 ribu diwujudkan dalam bentuk sembako, beras dan tempe.

Saat mencecar Kadinsos P3A Tuban, Eko Julianto, Risma mendapat keterangan harga.

Rinciannya untuk Tuban beras 15 kg per bulan seharga Rp 165 ribu. Lalu telur Rp 26 ribu dan tempe Rp 9 ribu per bulan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved