Breaking News:

Duka di Hari Anak: Balita 3 Tahun di Sumbar Tewas Setelah Dipukuli Ayahnya Karena Nangis dan Ngompol

Kisah sedih di Hari Anak Nasional. Balita 3 tahun di Sumbar tewas setelah dipukuli ayahnya karena menangis dan ngompol.

Editor: eben haezer
ist
Ilustrasi balita 3 tahun tewas setelah dipukuli ayahnya karena ngompol 

SURYAMALANG, PADANG PANJANG - Hari Anak Nasional 2021 masih diwarnai cerita-cerita menyedihkan tentang anak. Jumat (24/7/2021), seorang balita 3 tahun di Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) tewas dipukuli ayahnya sendiri. Ironisnya, anak itu dipukuli ayahnya sendiri hanya karena ngompol di celana.

Ayah yang tega memukuli anak balitanya karena ngompol itu berinisial IS (25), warga Kelurahan Koto Panjang, kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat. Sehari-hari IS bekerja sebagai sopir.

Dikutip dari Tribun Padang, IS menganiaya anak kandungnya itu gara-gara kesal karena si anak menangis dan mengompol. Menurut Kasat Reskrim Polres Padang Panjang, Iptu Feriyanto Pratama, saat ini pelaku telah ditangkap.

Kronologi Ayah Pukuli Anak Hingga Tewas Karena Ngompol

Iptu Feriyanto mengatakan, peristiwa itu terjadi Jumat (23/7/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

"Kejadiannya sekitar pukul 16.00, di rumah kontrakan di kecamatan Padang Panjang Timur," katanya.

Baca juga: Duka Anak-anak Korban Pandemi: Jadi Yatim Piatu dan Harus Isolasi Mandiri Sendirian

Sekitar pukul 15.30 WIB, lanjut Iptu Feriyanto, pelaku terbangun dari tidurnya karena mendengar anaknya menangis.

Setelah terbangun, pelaku melihat anaknye mengompol. Pelaku pun naik pitam dan memukul punggung anak tersebut tiga kali.

Akibat pukulan tersebut, si anak terbentur ke dinding, lalu terjatuh di lantai.

Baca juga: Ibu Meninggal dan Ayah Dirawat di RS, Tiga Anak di Malang Jalani Isoman Tanpa Orangtua

"Selanjutnya pelaku melihat anaknya tidak sadarkan diri," ujarnya.

Melihat anaknya tak sadarkan diri, pelaku keluar kamar sambil menggendong si anak dan menyerahkannya kepada kakak iparnya.

Tak lama setelah itu, korban muntah-muntah. Sekitar pukul 17.00 WIB, ibu korban pulang dan korban pun dibawa ke RS Ibnu Sina, Kota Padang Panjang.

Namun nyawa bocah tersebut tak terselamatkan.

Saat ini, polisi masih terus mendalami kasus ini untuk mengungkap penyebab meninggalnya korban.

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved