Breaking News:

Pemkot Malang Sudah Distribusikan 325.910 dosis vaksin Covid-19 ke Masyarakat

Pemkot Malang telah menggelontorkan 325.910 dosis vaksin Covid-19 (261.407 dosis 1 dan 64.503 dosis 2) untuk memerangi covid 19.

Editor: eben haezer
ist/diskominfo kota Malang
Wali Kota Malang, Sutiaji, menyapa warga yang sedang antre vaksinasi Covid-19 di Aula Menarmed 2 Kostrad. 

SURYAMALANG, MALANG - Pemkot Malang telah menggelontorkan 325.910 dosis vaksin Covid-19 (261.407 dosis 1 dan 64.503 dosis 2) untuk memerangi covid 19.

Hal ini disampaikan wali kota Malang, Sutiaji. 

"Jadi bicara program atau gerakan serbuan vaksin, kami terus bergerak dan tidak semata pada saat pelaksanaan PPKM Darurat. Dari total 346.640, telah terdistribusikan 94 persen," kata Wali Kota Malang Sutiaji.

Dia menambahkan, karena meningkatnya angka positif Covid-19  serta mulai diberlakukannya persyaratan yang mengharuskan melampirkan dan menunjukkan bukti telah divaksin, maka antusiasme dan permintaan warga terhadap semakin tinggi.

Hal ini berbeda dengan sebelumnya, di mana untuk membangun partisipasi atau keaktifan masyarakat untuk vaksin masih sulit.

“Kini dipaksakan oleh kondisi, makanya masyarakat berburu vaksin Covid-19. Karena ada beberapa pelayanan yang memang mewajibkan harus menunjukkan kartu telah divaksin. Misalnya di bandara, calon penumpang pesawat harus menunjukkan bukti vaksin dulu baru bisa naik pesawat dan beberapa Perguruan Tinggi dalam pengurusan akademik juga mensyaratkan,” imbuh Sutiaji.

Untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19, masyarakat bisa mendatangi satu dari 80 tempat fasilitas layanan kesehatan (fasyankes). Dari 80 tempat itu terdiri dari 16 puskesmas, 40 klinik, 24 rumah sakit.

Terkait metode pelayanan vaksinasi Covid-19, pemerintah telah menyiapkan dua cara, yakni berbasis fasyankes milik pemerintah atau swasta maupun vaksinasi Covid-19 massal di tempat.

Wali Kota Sutiaji menambahkan, Presiden Joko Widodo menargetkan vaksin dapat diberikan kepada 182 juta orang atau sekitar 70 persen penduduk.

Angka itu menyesuaikan dengan target imunitas kelompok atau herd immunity yang dianggap ideal untuk melindungi masyarakat yang nantinya tak mendapat vaksinasi Covid-19.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved