Minggu, 3 Mei 2026

Info Ikan Cupang

5 Cara Perawatan Ikan Cupang yang Baru Dibeli Agar Tidak Stress & Bisa Hidup Lebih Lama, Lakukan Ini

SimaK 5 cara perawatan ikan cupang yang baru dibeli agar tidak stres dan bisa hidup lebih lama.

Tayang:
Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Canva.com
ILUSTRASI - Cara perawatan ikan cupang yang baru dibeli 

SURYAMALANG.COM - Inilah cara perawatan ikan cupang yang baru dibeli agar tidak stres dan bisa hidup lebih lama.

Seperti diketahui ikan cupang masih menjadi salah satu jenis ikan yang banyak diburu oleh beberapa khalayak.

Ikan yang memiliki nama lain Betta Fish ini ikan memiliki paras cantik dan unik, bisa Anda pelihara di rumah.

Tak hanya keindahan yang ditawarkan, namun ada banyak manfaat yang bisa kamu rasakan saat memilihara ikan cupang.

Baca juga: 4 Penyebab Ikan Cupang Mengeluarkan Gelembung Buat Air Mudah Keruh, Jangan Panik Simak Penjelasannya

Namun tahukah Anda cara perawatan ikan cupang yang baru dibeli?

Berikut cara perawatan ikan cupang yang baru dibeli, seperti yang dilansir dari kanal YouTube Ikan Cupang Channel yang diunggah pada Jumat, (2/7/2021) lalu:

1. Menyiapkan air yang telah diendapkan

Ketika memiliki ikan cupang baru, segeralah menyiapkan air khusus untuk calon ikan cupang baru sebelum ikan tiba di rumah.

Ikan cupang yang baru sampai di rumah memerlukan air khusus dan tidak sembarang, terlebih bila air di rumahmu adalah air berkaporit atau air PAM.

Siapkan air dan diamkan mengendap. Seperti dilansir dari Kompas: 3 Tips Perawatan Ikan Cupang yang Baru Dibeli agar Tetap Sehat

Air yang diendapkan bertujuan agar ikan cupang baru terhindar dari stres dan meminimalkan risiko kematian.

Hal ini dapat membantu mengendapkan zat-zat dalam air yang bisa membahayakan ikan cupang.

2. Menyamakan suhu air

Selain kandungan air, suhu air juga bisa menjadi salah satu penyebab ikan cupang yang baru sampai di rumah bisa mengalami stres dan tak mau makan, yang akhirnya menyebabkan kematian.

Untuk itu, masukkan ikan cupang baru beserta wadah plastik yang digunakan ke wadah baru berisi air yang telah disiapkan.

Biarkan plastik berada di dalam wadah ikan cupang selama 30 menit agar suhu air di plastik pembungkus ikan cupang bisa sama dengan suhu air di wadah barunya.

Setelah 30 menit, keluarkan ikan cupang dari plastik pembungkusnya dan memasukkannya ke wadah baru dan biarkan ikan berenang.

3. Menurunkan pH air

Berikan satu daun ketapang kering pada air di wadah ikan cupang baru.

Penambahan daun ketapang membuat kadar pH air menjadi rendah.

Dengan menerapkan tiga tips di atas, ikan cupang baru akan merasa tenang, mudah beradaptasi, dan sehat.

Setelah melakukan ketiga tips, sebaiknya hindari memberi makan ikan cupang baru.

Sebab, yang dibutuhkan ikan cupang adalah penyesuaian habitat barunya.

Setelah beberapa jam ikan cupang telihat sehat dan lincah di tempat barunya, barulah kamu bisa memberinya makan.

Sebaiknya memberi makan ikan sedikit saja serta disarankan menggunakan jentik nyamuk.

4. Jangan beri makan terlebih dahulu

Setelah ikan cupang dipindahkan ke wadah yang baru, kamu belum bisa langsung memberi mereka makan.

Usahakan tidak memberi makan selama 1 hari.

Setelah sekitar 1 hari, kamu bisa memberi makan ikan cupang barumu dengan takaran yang sedikit terlebih dahulu.

5. Karantina apabila ikan cupang tampak lesu

Ketika ikan cupang yang baru kamu beli dan sudah kamu pindahkan di wadah baru tampak lemas, maka kamu perlu memindahkannya ke wadah karantina.

Dalam hal ini, siapkan botol plastik air minum kemasan ukuran 1,5 liter yang dipotong menjadi 2 bagian.

Gunakan bagian bawah botol plastik, dan isi dengan sedikit air yang menutupi lebih sedikit tubuh ikan cupang.

Wadah karantina ini membantu ikan cupang yang sedang stres atau mabuk akibat perjalanan jauh, apalagi terguncang-guncang selama perjalanan.

Pada wadah karantina, air di botol plastik bisa kamu beri sedikit obat biru dan daun ketapang agar ikan cupang yang baru kamu beli bisa kembali pulih.

Ikuti berita terkait ikan cupang dan lainnya.

Penulis: Ratih Fardiyah/Editor: Eko Darmoko/SURYAMALANG.COM.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved