Travelling

Puncak Jowin Tulungagung, Dulu Hanya Jalan Setapak, Kini Jadi Tempat Favorit Pesepeda

Destinasi wisata baru, Puncak Jowin Tulungagung menjadi tempat favorit bagi pesepeda.

Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
david yohanes/suryamalang.com
Puncak Jowin Tulungagung menawarkan pemandangan wilayah Kecamatan Kalidawir dari atas. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Dulu jalur penghubung Desa Winong dan Desa Joho hanya jalan setapak yang sulit dijangkau.

Medan sulit dan kemiringan cukup ekstrem menjadi tangan di jalan yang berlokasi di Kecamatan Kalidawir, Tulungagung tersebut.

Namun berkat upaya warga dan pemerintah desa setempat, kini jalur ini telah berubah menjadi jalan beton.

Bukan hanya membuka akses dua desa, namun jalur Joho-Winong membuka destinasi wisata baru, Puncak Jowin, akronim dari Joho-Winong.

Puncak Jowin berada sebelum masuk ke permukiman Desa Winong yang ada ketinggian.

Dulunya tempat ini hanya puncak bukit biasa.

Namun keberadaannya menjadi populer, setelah para pesepeda kerap mengunjungi lokasi ini.

Pesepeda menaklukkan track Joho-Winong, lalu melepas lelah di Puncak Jowin.

Wisatawan bisa memandang lepas ke arah bawah atau arah wilayah Kecamatan Kalidawir.

“Track sepedanya cukup menantang, lalu ada puncak Jowin untuk melepas lelah dan menikmati pemandangan,” ujar Khotib, pesepeda kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (25/7/2021).

Pemerintah desa setempat telah mengelola tempat ini.

Sebuah balkon dibangun untuk memudahkan wisatawan memandang ke arah bawah.

Selain itu pengelola juga sudah membangun fasilitas lain seperti toilet.

“Daya tariknya saat matahari terbit, sangat indah. Jadi disarankan berangkat sebelum matahari terbit,”sambung Khotib.

Keberadaan Puncak Jowin telah menggerakkan ekonomi warga sekitar.

Mereka membuka warung kopi maupun aneka makanan tradisional, seperti nasi tiwul.

Kini Puncak Jowin tengah dibangun, dan ada material urukan yang menumpuk.

Namun  keberadaan tumpukan material ini tidak menghalangi wisatawan untuk menikmati Puncak Jowin.

“Untuk wisata keluarga juga mudah dijangkau dengan motor. Jalannya di tengah hutan jati, udaranya segar,” ujar Khotib.

Jika ingin track lebih ekstrem, Puncak Jowin bisa dijangkau dari Desa/Kecamatan Campurdarat.

Lewat jalur samping Puskesmas Campurdarat, naik ke arah Bukit Jodho di Desa Pakisrejo, Kecamatan Tanggunggunung.

Track ini sangat menantang dan sangat menguras tenaga, karena tanjakannya cukup ekstrem.

Dari Bukit Jodho menelusuri jalan desa yang sejuk di tengah kawasan hutan, lalu di permukiman Desa Pakisrejo.

Dari Desa Pakisrejo lalu tembus  ke Desa Winong Kecamatan Kalidawir, dan sampai ke Puncak Jowin.

“Untuk jalur yang dari Campurdarat butuh tenaga ekstra. Nanti turunnya bisa langsung ke Joho, jalannya menurun  lalu datar,” ucap pegowes lain, Joko Waluyo.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved