Senin, 27 April 2026

Setelah Dituduh Main Kasar Saat Futsal, Remaja di Lamongan Dikeroyok 5 Orang

Seorang remaja di Kabupaten Lamongan menjadi korban pengeroyokan setelah bermain futsal. Pelaku berjumlah 5 orang, diduga tim lawan yang tak puas.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: eben haezer
suryamalang/tribun
Ilustrasi pengeroyokan 

SURYAMALANG, LAMONGAN - Seorang remaja di Kabupaten Lamongan menjadi korban pengeroyokan setelah bermain futsal. 

Pelaku pengeroyokan disinyalir merupakan tim lawan yang tak puas dengan hasil permainan dan menganggap korban bermain curang. 

Dalam insiden ini, korban yang berinisial MSB (17), langsung melapor ke polisi. 

"Ya, pelapor jadi korban penganiayaan, " kata Subbag Humas Polres Lamongan, Iptu Estu Kuwindardi.

Dia menjelaskan, pengeroyokan terjadi setelah korban bermain dalam laga futsal di Sport Center Lamongan.

Saat itu, korban sedang beristirahat di halaman belakang sport center bersama dua rekannya, SN (14) dan RD (17).

Saat sedang santai istirahat, korban didatangi dua orang yang tidak dikenalnya. 

Dua orang itu menuding bahwa korban sudah bermain kasar waktu pertandingan futsal yang baru dijalani.

Tuduhan itu disangkal oleh korban. Namun karena tak terima dengan jawaban korban, terjadilah cekcok. 

Namun diluar dugaan, tiba-tiba dua orang tersebut memukul berkali-kali dengan menggunakan helm ke kepala Pelapor yang mengakibatkan luka lebam di bagian wajah korban.

Kemudian, datang pula 3 teman pelaku yang tiba-tiba juga ikut menendang dan memukul. 

Saat dikeroyok 5 orang, dua teman korban berusaha melerai. Namun pelaku tetap membabi buta menganiaya korban.

Puas menganiaya, para pelaku meninggalkan korban begitu saja. Dan peristiwa yang dialami korban berlanjut dilaporkan ke Polres Lamongan.

"Korban dan dua saksi sedang dimintai keterangan oleh penyidik, " kata Estu.(Hanif Manshuri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved