Breaking News:

Pemkot Malang Kekurangan Tenaga Kesehatan Untuk Bekerja di Tempat Isolasi Terpadu

Pemkot Malang kekurangan tenaga kesehatan untuk bekerja di ruang isolasi terpadu pasien covid-19 yang sedang mereka siapkan. 

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: eben haezer
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Forkopimda Kota Malang saat meninjau Rusunawa UB Dieng di Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Selasa (29/6/2021). Pemkot Malang berencana menjadikan rusunawa yang mempunyai 200 bed ini sebagai safe house covid-19 untuk mengantisipasi lonjakan kasus covid-19.  

SURYAMALANG.COM | MALANG - Pemkot Malang kekurangan tenaga kesehatan untuk bekerja di ruang isolasi terpadu (Isoter) pasien covid-19 yang sedang mereka siapkan. 

Isoter sendiri merupakan tempat untuk melakukan isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 yang fungsinya hampir sama dengan safe house.

Pemkot Malang kini sedang menyiapkan isoter yang ditempatkan di masing-masing kecamatan yang ada di Kota Malang.

"Isoter ini kami kendalanya di nakes. Maka akan kami lakukan bersama-sama mulai hulunya. Kecerdasan dan kepiyawaian dari orang-orang yang ada di tingkat RT/RW, itu nanti yang akan menjadi petugas di sana," ucapnya, Rabu (28/7).

Cara lain yang nantinya akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Malang ialah dengan menggandeng perguruan tinggi yang memiliki fakultas kedokteran.

Nakes yang diterjunkan ialah mahasiswa di semester akhir. Hal ini kata Sutiaji sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat, di mana mahasiswa semester delapan sudah bisa membantu untuk penanganan di bidang kesehatan.

"Memang kami sangat kekurangan. Upaya penambahan ini sebenarnya sudah kami umumkan bolak balik di rumah sakit. Tapi dari 20 yang daftar, yang datang hanya tiga," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif juga mengamini apa yang disampaikan oleh orang nomor satu di Kota Malang itu.

Dia mengatakan, bahwa saat ini isoter sedang diupayakan tempatnya di lima kecamatan di Kota Malang.

Isoter tersebut difungsikan untuk masyarakat yang positif Covid-19 yang berada di wilayah tersebut.

Tidak menutup kemungkinan juga, isoter nantinya ditempatkan di seluruh Kelurahan yang ada di Kota Malang.

"Untuk isoter ini memang sedang kami upayakan. Ini tinggal nempati saja. Tinggal nakesnya yang belum," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved