Breaking News:

Berita Arema Hari Ini

Kisah Klasik 28 Tahun Silam, Arema Juara Galatama Setelah Menekuk Mitra Surabaya di Stadion Gajayana

Kisah Klasik 28 Tahun Silam, Arema Juara Galatama Setelah Menekuk Mitra Surabaya di Stadion Gajayana

Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM
Singgih Pitono 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Tanggal 29 Juli pada 28 tahun silam, Arema menjuarai kompetisi Galatama edisi 1992/1993.

Klub beralias Singo Edan ini memastikan gelar juara Galatama setelah mengalahkan Mitra Surabaya di Stadion Gajayana, Kota Malang, 29 Juli 1993.

Kini sudah 28 tahun berlalu, Arema tetap mencoba menjaga semangatnya hingga saat ini.

Salah satu upaya itu adalah dengan menempatkan legenda hidupnya di jajaran tim pelatih, yakni duo asisten Kuncoro dan Singgih Pitono hingga saat ini.

Selain dari sisi teknis, keduanya juga mendapatkan tugas bagaimana membangun karakter Arema FC secara estafet dari masa ke masa.

Baca juga: Kisah Klasik Mengenang Gol Perdana Makan Konate untuk Arema FC, Gagal Selamatkan Tim dari Kekalahan

Baca juga: Jejak Arema yang Doyan Merekrut Pemain Asal Brasil dan Argentina, Negara Finalis Copa America 2021

"Kalau dari sisi teknis perkembangan sepak bola memiliki banyak perubahan."

"Tapi satu hal yang harus diingat, karakter dan semangat itu harus selalu ada, yakni karakter Arema," ungkap Singgih Pitono dikutip SURYAMALANG.COM dari aremafc.com.

Singgih Pitono kala itu menorehkan catatan gemilang.

Dua tahun berturut-turut di era Galatama mendapatkan sepatu emas sebagai pencetak gol terbanyak.

Maka tidak heran jika rekornya itu banyak memberikan motivasi bagi pemain-pemain Arema FC.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved