Breaking News:

Berita Trenggalek Hari Ini

Puskesmas Diduga Tarik Biaya Rp 1,3 Juta ke Warga untuk Tes Covid-19, Bupati Trenggalek Turun Tangan

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) mengklarifikasi kabar adanya warga Desa Siki, Dongko, yang ditarik biaya tes cepat antigen

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: isy
Pemkab Trenggalek
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) ketika bertemu dengan keluarga Supadi, warga Desa Siki, Dongko, yang ditarik tagihan oleh Puskesmas Dongko ketika dites cepat antigen. 

Berita Trenggalek Hari Ini
Reporter: Aflahul Abidin
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | TRENGGALEK - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) mendatangi Puskesmas Dongko di Kecamatan Dongko, Kamis (29/7/2021).

Bupati mengklarifikasi kabar adanya warga Desa Siki, Dongko, yang ditarik biaya tes cepat antigen yang dilakukan oleh puskesmas.

Ceritanya, warga bernama Supadi itu datang ke Puskesmas Dongko untuk memeriksakan sakit pinggang yang ia derita.

Supadi kemudian dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas.

Pihak rumah sakit kemudian menawarkan tes cepat antigen kepada Supadi.

Marni, istri Supadi menjelaskan, tawaran itu disampaikan pihak Puskesmas dengan perjanjian.

"Kata perawatnya saat itu, kalau mau di-swab, perawatannya tidak membayar. Kalau tidak di-swab, membayar. Itu karena KIS (Kartu Indonesia Sehat) suami saya tidak berlaku," kata Marni, saat Bupati Mas Ipin mengunjungi rumahnya, Kamis (27/2021).

Selain datang ke Puskesmas setempat, Mas Ipin juga mendatangi rumah keluarga Supadi untuk mendengar langsung cerita warganya itu.

Marni melanjutkan, Supadi pun akhirnya setuju untuk di tes cepat antigen.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved