Breaking News:

Berita Jember Hari Ini

Siswi SMP Takut Pulang ke Rumah saat Siang Hari, Kelakuan Ayah Tiri dan Pamannya di Luar Nalar

Ayah tiri menjadi tersangka dugaan kasus persetubuhan, sedangkan sang paman menjadi tersangka dugaan kasus pencabulan.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Eko Darmoko
Shutterstock
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Seorang gadis belia berusia 14 tahun di Jember disetubuhi oleh ayah tiri dan pamannya.

Kedua tersangka sudah ditangkap oleh Polsek Sempolan, Jember.

Ayah tiri dan paman tersebut memaksa gadis di bawah umur untuk melakukan hubungan layaknya suami istri.

Ayah tiri menjadi tersangka dugaan kasus persetubuhan, sedangkan sang paman menjadi tersangka dugaan kasus pencabulan.

Kapolsek Sempolan AKP Suhartanto membenarkan penangkapan dua orang yang kini sudah berstatus tersangka tersebut.

"Ada dua orang yang diamankan yakni si ayah tiri, dan paman dari korban anak ini," ujar Suhartanto kepada SURYAMALANG.COM Kamis (29/7/2021).

Peristiwa itu terungkap dari cerita korban yang berusia 14 tahun alias gadis di bawah umur.

Remaja yang duduk di bangku kelas 2 SMP itu selama beberapa waktu terakhir enggan pulang ke rumahnya sendiri di siang hari.

Dia memilih tetap berada di rumah tetangganya.

Tetangga juga curiga dengan bentuk tubuh Siswi SMP tersebut.

Akhirnya, seorang warga berusaha mendekati korban dan bertanya.

Anak 14 tahun itu kemudian mengaku jika tidak berani pulang ke rumahnya, karena ayahnya kerap marah.

Ayah tirinya marah jika keinginan persetubuhan ayah tiri kepada sang anak tiri tidak berhasil.

Usut punya usut, korban tersebut takut berada di rumah saat siang hari karena kerap diperkosa oleh ayah tirinya.

Cerita anak itu kemudian disampaikan kepada ibu kandung anak itu.

Belakangan juga diketahui, jika anak tersebut sudah hamil akibat persetubuhan yang dilakukan ayah tirinya.

"Perbuatan ayah tirinya itu sudah lama dilakukan ketika istrinya, atau ibu kandung korban bekerja di sawah, atau ladang, atau bekerja membantu orang di sawah," terang AKP Suhartanto.

Mengetahui cerita sang anak, kasus itu dilaporkan ke Polsek Sempolan.

Polisi pun mendalami laporan itu dengan memeriksa sejumlah saksi.

Dari keterangan saksi korban, diketahui kalau dia juga menjadi korban pencabulan.

Pencabulan dilakukan oleh pamannya.

Walhasil, polisi akhirnya menangkap ayah tiri dan paman atas dugaan kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

"Jadi ada dua berkas perkara, dengan dua tersangka," imbuhnya.

Pihak Polsek Sempolan selanjutnya berkoordinasi dengan Unit PPA Satreskrim Polres Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi juga berkooordinasi dengan pendamping untuk mendapingi korban anak tersebut.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved