Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Covid-19 Paksa Pemkab Malang Berpikir Keras Tambah BTT

Pemerintah Kabupaten Malang berencana akan menambah nilai anggaran belanja tidak terduga atau (BTT).

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
Suasana vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang berencana akan menambah nilai anggaran belanja tidak terduga atau (BTT).

Keputusan tersebut direncakan guna memaksimalkan kebijakan menekan penyebaran Covid-19.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Malang, Wahyu Kurniati menilai jumlah anggaran BTT memang sudah waktunya ditambah, mengingat jumlahnya yang sudah terbatas.

"Jumlah yang terserap sudah 50 persen lebih. Pastinya harus saya lihat lagi. Namun kalau kisarannya sekitar Rp 18 Miliar sudah terserap. Kalau totalnya Rp 23 Miliar," beber Wahyu ketika dikonfirmasi.

Wahyu tak menampik jika kegiatan-kegiatan pada masa PPKM begitu menyedot kocek yang cukup dalam.

"Memang kondisinya begitu terutama selama PPKM. Dari PPKM Mikro, PPKM Darurat hingga saat ini PPKM Level. PPKM Mikro itu kan kalau tidak salah sejak bulan 3 ya. Ya sejak itu," ucapnya.

Alhasil, karena anggaran begitu menipis ia mengusulkan anggaran BTT Kabupaten Malang akan ditambah melalui APBD perubahan.

Menurutnya, wabah penyakit dan bencana alam biaya penanganannya diambil dari BTT.

"Kalau berkaca tahun lalu memang kan amanatnya digeser ke BTT anggarannya," tutur Wahyu.

Melihat ritme kasus corona di Kabupaten Malang masih masif, Wahyu mengkiaskan jika penambahan BTT memang realistis dilakukan.

"Kemungkinan besar ditambah jika ritmenya (Covid-19) seperti ini terus. Tapi kalau (jumlah) pastinya kami belum bisa menyebutkan. Karena nanti akan dibahas oleh tim anggaran," tutup Wahyu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved