Breaking News:

Peredaran Narkoba di Sidoarjo Tetap Tinggi Meski di Tengah Pandemi Covid-19

Peredaran narkoba di Sidoarjo ternyata masih tinggi meski suasana pandemi. Buktinya, dalam satu bulan terakhir saja terhitung ada 27 kasus

Penulis: M Taufik | Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Kapolresta Sidoarjo membeber para tersangka narkoba yang ditangkap satu bulan terakhir 

SURYAMALANG, SIDOARJO - Peredaran narkoba di Sidoarjo ternyata masih tinggi meski suasana pandemi. Buktinya, dalam satu bulan terakhir saja terhitung ada 27 kasus yang telah diungkap petugas Satreskoba Polresta Sidoarjo.

Jika dibuat rata-rata, dari jumlah itu berarti setiap hari ada satu kasus terungkap. “Total tersangkanya ada 36 orang,” kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Jumat (30/7/2021).

Dari 36 orang tersangka itu, semuanya laki-laki. Hanya ada satu orang tersangka perempuan. 

“Dari sejumlah kasus itu, lokasinya kebanyakan di Waru, Sedati dan Tanggulangin. Untuk barang bukti narkoba yang didapatkan ada sabu total 130,48 gram dan pil LL 670 butir," urainya.

Selain itu, petugas juga menyita barang bukti lain dari para tersangka, termasuk 32 handphone sebagai bukti transaksi, kendaraan roda dua empat unit dan roda empat sejumlah dua unit, kemudian ada uang sejumlah Rp. 882.0000. 

Atas tindakan para tersangka dikenakan Pasal 112 dan Pasal 114 UURI nomor 35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman seumur hidup. 

Dijelaskan, dari 27 kasus penyalahgunaan narkoba selama sebulan itu, terdapat satu kasus menonjol yakni penangkapan tersangka berinisial D dengan barang bukti sebanyak 70 gram sabu, satu brankas, dua timbangan dan dua handphone.

Tersangka sebagai pengedar, diringkus tim Satresnarkoba Polresta Sidoarjo di kamar kosnya di Desa Bangsri, Sukodono, Sidoarjo.

Baca juga: Pengemudi Mobil Mewah BMW Kabur Setelah Isi Bensin Rp 602 Ribu, Karyawan SPBU yang Harus Ganti Rugi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved