Viral Mobil Dinas Pelat Merah Tabrak Lari Pesepeda di Makassar, Bupati Takalar Minta Maaf
Bupati Takalar, Syamsari Kitta meminta maaf atas insiden tabrak lari yang melibatkan mobil dinas Pemkab Takalar dengan rombongan pesepeda di Makassar
SURYAMALANG, MAKASSAR - Bupati Takalar, Syamsari Kitta menanggapi video viral mobil pelat merah melakukan tabrak lari setelah menabrak pesepeda di Jl Nusantara, Kecamatan Wajo, Makassar.
Melalui unggahan di media sosial, Syamsari menyatakan permintaan maafnya atas insiden tersebut.
"Hari ini saya telah mendapat info dan membaca dari medsos, bahwa Mobil Rescue Milik Dinsos PMD Takalar telah menabrak Pasapeda di Makassar oleh karena itu sebagai Pribadi dan atas nama Pemkab Takalar memohon maaf yang sebesar-sebesarnya atas kejadian ini. Kami telah tugaskan Kadis Sosial dan PMD Takalar untuk mengurus dan menyelesaikannya," tulis Syamsari.
"Saya berterima kasih kepada Pak Walikota Makassar @dpramdhanpomanto yang telah lebih dulu mengunjungi dan memperhatikan korban (Pasapeda), Sehat dan Sukses Selalu untuk pemimpin Peduli, Pak DP, Walikota Makassar." sambungnya.
Belakangan memang terungkap, tabrak lari itu dilakukan oleh pengemudi mobil rescue milik Kementerian Sosial yang dipinjamkan ke Dinas Sosial Pemkab Takalar. Hanya saja belum diketahui siapa pengemudi mobil yang tak bertanggungjawab tersebut.
Sementara itu, di tempat terpisah, Muh Ridwan alias Wawan (24), korban tabrak lari di Jl Nusantara tersebut, kini masih terbaring di rumahnya di Jl Amirullah, Makassar.
Baca juga: Polisi Masih Cari Penyebab Kebakaran di Perumahan Dosen ITS yang Menewaskan Anak 6 Tahun Saat Tidur
Dikutip dari Tribun Timur, Jumat (30/7/2021) siang, Wawan mengaku masih merasakan sakit di pelipis wajahnya.
Wawan mengatakan, saat itu ia tengah asik gowes atau bersepeda dengan beberapa temannya.
Ia melaju dari arah Jl Penghibur ke arah Pelabuhan Makassar.
"Pada saat itu, itu mobil tiba-tiba ke jalur sepeda sebelah kanan. Padahal, kita tetap di jalur kiri, ini mobil yang tiba-tiba langsung ke kanan," kata Wawan.
"Semua itu tiga temanku di depan langusng menghindar ke kiri. Saya tidak bisa menghindar karena langsung ada di depanku itu mobil," ujarnya.
Akibat kejadian itu, dirinya pun mengaku terpental usai bertabrakan dengan mobil berplat dinas itu.
"Saya sempat dirawat di Pelamonia. Ini robek di pelipis 13 jahitan. Ini ke bawah lebam semua," ujarnya menunjuk ke arah bahu, pinggang hingga paha.
Baca juga: Mobil Double Cabin Pelat Merah Terjang Rombongan Pesepeda di Jalan Raya Lalu Kabur, Videonya Viral
Wawan juga mengatakan, bahwa dirinya sempat dijenguk Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto pagi tadi.
"Iya tadi pagi Pak Danny datang jenguk. Beliau berpesan untuk menyerahkan kasus ini ke kepolisian," beber Wawan yang juga pegawai Dinas Perhubungan Kota Makassar.
Sebelumnya diberitakan, Beredar video rekaman CCTV tabrakan yang melibatkan pesepeda dan mobil SUV berplat merah diduga milik Kementerian Sosial.
Video ini bisa dengan mudah menjadi viral lantaran pengemudi mobil pelat merah tersebut kemudian kabur meninggalkan korban yang tergeletak di jalan.
Video tabrak lari tersebut diunggah oleh pengguna akun Twitter @supirpete2. Dalam unggahannya, pemilik akun menulis:
"Mobil plat merah b 9551 psd menabrak rombongan pesepeda di jalan nusantara (Rabu, 28 Juli 2021) kemudian KABUR!"
Dalam video rekaman CCTV lalu lintas yang berdurasi 1 menit 37 detik tersebut, mulanya terlihat rombongan pesepeda yang berjumlah 6 orang sedang melaju di jalan. Mereka melaju dalam sebuah barisan.
Tiba-tiba saja, dari arah berlawanan, sebuah mobil double cabin warna biru dengan sirene di atasnya, melaju dengan kecepatan tinggi dan melintasi garis kuning yang menandakan bahwa jalan tersebut adalah jalan 2 arah.
Tampak dalam video, para pesepeda berusaha menghindari tabrakan dengan mobil dengan cara membanting setang kemudi, sebagian ke kanan, sebagian ke kiri.
Karena jarak yang terlalu dekat, salah satu pesepeda yang membanting setang ke arah kanan tak bisa menghindar. Dia pun terlempar ke aspal. Sedangkan mobil yang di bagian belakangnya tertulis "Rescue", berhenti selama beberapa detik.
Saat mobil berhenti sejenak, tidak tampak pengemudi atau penumpang mobil yang keluar dari kendaraan untuk menolong korban.
Sebaliknya, teman-teman korban yang sebelumnya berhasil menghindar, kembali ke titik terjadinya kecelakaan. Saat itulah, mobil tersebut kembali melaju. Teman-teman korban pun berusaha menghentikan dan mengejar mobil tersebut. Namun karena kecepatan yang tak sebanding, mobil itu berhasil lolos meninggalkan korbannya.
Sementara itu, korban yang masih terbaring di jalan, ditolong oleh teman-temannya serta beberapa pengendara motor. Tubuhnya diangkat ke tepi jalan. Demikian pula dengan sepedanya. Dalam unggahan foto yang berikutnya, terlihat korban mengalami luka di kepala dan wajah.
Berdasarkan catatan waktu yang terlihat di gambar, insiden itu terjadi pada 28 Juli 2021 pukul 06.29.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/mobil-pelat-merah-kabur-setelah-menabrak-rombongan-sepeda-di-makassar.jpg)