Breaking News:

Kakek Viral Bersepeda 15 km Demi Vaksin Dapat Motor dan Uang Tunai dari Ivan Gunawan: Kami Apresiasi

Kakek viral bersepeda 15 km demi vaksin dapat motor dan uang tunai dari Ivan Gunawan: kami apresiasi

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM/kolase Instagram @ivan_gunawan
Ivan Gunawan memberi motor dan uang tunai untuk Safaruddinwarga Jalan Kerungkerung, Makassar 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Desainer Ivan Gunawan kirim motor dan uang tunai untuk kakek viral bersepeda 15 km demi vaksin.

Kakek bernama lengkap Muhammad Safaruddin (64), warga Jalan Kerungkerung, Makassar, Sulawesi Selatan itu sempat viral di media sosial

Tidak sedikit netizen yang bersimpati dan mengapresiasi sikap pria yang akrab disapa Sapar itu termasuk Ivan Gunawan

Melansir akun Instagram-nya, desainer sekaligus presenter itu mem-posting video saat Sapar ingin ikut vaksinasi.

Dalam rekaman itu, Sapar terlihat antri namun kebingungan. 

Sambil tetap patuh pada protokol kesehatan dengan mengenakan masker, Sapar ternyata tidak memiliki handphone untuk mendaftar secara online. 

'Pada saat kami melakukan vaksinasi massal Covid-19, tampak seorang bapak tua ingin mendekat tapi ragu.

Setelah kami hampiri ternyata beliau tidak bisa mendaftar online karena tidak memiliki ponsel.

Beliau bercerita sudah datang sedari pagi dengan mengayuh sepeda sejauh 15 kilometer.

Sehingga kedua kakinya terasa pegal dan kelelahan.

Dari dulu beliau ingin vaksin tapi selalu ditakut-takuti oleh orang di sekitarnya.

Tapi beliau yakin pandemi dapat segera berakhir salah satunya dengan vaksinasi.

Melihat semangat dan antusias Pak Sapar untuk divaksin serta harapan tinggi pandemi segera berakhir, Ivan Gunawan Grup berterimakasih dan memberikan apresiasi,' tulis keterangan dalam video.

Video viral Muhammad Safaruddin, kakek bersepeda 15 km demi vaksin
Video viral Muhammad Safaruddin, kakek bersepeda 15 km demi vaksin (Instagram @ivan_gunawan)

Melihat semangat Sapar untuk mendapatkan vaksin, Ivan Gunawan pun merasa terpanggil.

Ivan Gunawan lalu mengirim satu unit sepeda motor untuk kakek berusia 64 tahun tersebut.

Tak cuma itu, Ivan Gunawan juga turut memberikan uang tunai senilai 2 juta rupiah.

Pria yang akrab disapa Igun itu berharap kisah Sapar bisa menginspirasi banyak orang agar ikut vaksinasi.

'Shayy...udah liat video viral kakek yang menempuh 15 km naik sepeda untuk vaksinasi belum?

Kakek berumur 64 tahun tersebut bernama Pak Sapar.

Perjuangan itu membuat @ivan_gunawan Group mengapresiasi penuh usaha Pak Sapar yang mengerti pentingnya vaksinasi dalam memerangi Covid-19.

Ivan Gunawan Group @ivan_gunawan memberikan apresiasi kepada Pak Sapar berupa 1 motor matic dan donasi tunai sebesar 2 Juta Rupiah.

Semoga kisah ini menjadi contoh dan menumbuhkan kesadaran untuk masyarakat Indonesia betapa pentingnya vaksinasi

Stay Safe, Stay Healthy,' tulis Ivan Gunawan Sabtu 31 Juli 2021.

Postingan Ivan Gunawan apresiasi Muhammad Safaruddin beri motor dan uang tunai
Postingan Ivan Gunawan apresiasi Muhammad Safaruddin beri motor dan uang tunai (Instagram @ivan_gunawan)
  • Cerita di Balik Sapar Ikut Vaksinasi 

Sapar mengikuti vaksinasi massal yang digelar oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di salah satu tempat perbelanjaan di Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Kakek ini mengayuh sepeda sejauh belasan kilometer dari tempat kerjanya yang merupakan tukang cuci motor, Jumat (30/7/2021).

Safaruddin, kakek dari tujuh orang cucu dari keenam anaknya meraih simpati atas perjuangan mengikuti vaksinasi meski harus berdiri kebingungan selama enam jam lantaran tak tahu cara mendaftar secara online.

Saat Kompas.com menemui Safaruddin di kediamannya, ia tak menyangka dirinya akan viral.

Sapar pun menceritakan kronologi mengikuti vaksinasi massal.

Safaruddin tiba di kediamannya mengayuh sepeda Kamis 29 Juli 2021
Safaruddin tiba di kediamannya mengayuh sepeda Kamis 29 Juli 2021 (KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T)

Sebagaimana kesehariannya, Sapar berangkat dari rumahnya pada pukul 07.00 Wita menggunakan sepeda pemberian majikannya untuk bekerja sebagai tukang cuci motor di Jalan Hertasning, Makassar.

Saat tiba di tempat kerjanya, ia mendapatkan info dari majikannya bahwa di salah satu pusat perbelanjaan di Jalan Perintis Kemerdekaan sedang digelar vaksinasi massal secara gratis.

Mendapat informasi tersebut, ia pun langsung mengayuh sepedanya sejauh 15 kilometer dan tiba pada pukul 09.15 Wita.

Namun, saat tiba di lokasi vaksinasi massal, ia kebingungan lantaran tak tahu cara mendaftar secara online lantaran tidak memiliki ponsel.

Sapar pun hanya berdiri kebingungan di luar antrean hingga pukul 14.00 Wita hingga akhirnya salah seorang dokter mendatanginya dan menanyakan niatnya berada di lokasi.

"Saya tiba di sana jam sembilan lewat dan jam dua siang ada dokter yang bertanya mau apa ke sini jadi saya bilang mau ikut vaksin," kata Safaruddin kepada Kompas.com 'Kakek yang Kayuh Sepeda 15 Km demi Vaksin: Lama Menunggu, Saya Belum Makan dari Pagi'.

Setelah melalui proses diskusi oleh panitia yang menggelar vaksinasi, Safaruddin pun akhirnya berhasil mengikuti vaksinasi massal dan langsung kembali ke tempat kerjanya.

"Sebenarnya kemarin bapak ini tidak bisa ikut vaksinasi karena syarat pendaftaran harus melalui online, tapi setelah rapat kecil-kecilan, kami pun putuskan bapak ini ikut vaksinasi," ujar dr Helmiyadi Kamis (29/7/2021).

Safaruddin sendiri mengaku tetap bugar dan tak mengalami gejala usai menjalani vaksinasi meski seharian tidak makan.

"Waktu ikut vaksinasi sebenarnya saya belum makan sejak pagi sampai malam, nanti kembali ke rumah baru makan bersama istri dan anak-anak," tutur Safaruddin.

Safaruddin pun berkisah sulitnya mendapat pekerjaan selama pandemi ini.

Sehari-hari, Safaruddin bekerja sebagai tukang cuci motor dengan pendapatan rendah.

Meski demikian, kakek ini tetap bersyukur masih mampu mempertahankan asap dapur rumahnya tetap mengepul.

"Kalau pendapatan sehari-hari tergantung berapa banyak motor yang saya cuci di tempat kerja dan kadang dapat Rp 20.000 sampai Rp 25.000 per hari," ucap Safaruddin.

Kisah kakek Safaruddin ini banyak menuai simpati dari berbagai kalangan atas keteguhannya mengikuti vaksinasi massal meski banyak kabar miring yang ia terima tentang vaksinasi.

"Saya sarankan kepada masyarakat agar ikut vaksinasi karena tidak ada efek apa-apa, bahkan saya sudah tua begini malah tambah bugar," kata Safaruddin.

Ikuti artikel terkait kakek viral, kakek vaksin viral, Muhammad Safaruddin, dan Ivan Gunawan lainnya. 

Penulis: Sarah Elnyora/ SURYAMALANG.COM

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved