Breaking News:

Wakapolrestabes Surabaya Ajak Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih Tanda Perjuangan Lawan Pandemi

Sebagai simbol perjuangan, Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo mengajak masyarakat mengibarkan bendera merah putih alih-alih bendera putih.

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/firman rachmanudin
Penjual bensin eceran di Surabaya yang pasang bendera merah putih di lapaknya sebagai bentuk semangat melawan pandemi.   

SURYA.co.id | SURABAYA - Setelah ramai seruan aksi pemasangan bendera putih sebagai simbol menyerah, di Surabaya beberapa masyarakat yang merupakan pekerja sektor non formal seperti tukang tambal ban, pedagang kaki lima, hingga tukang becak memilih untuk memasang bendera merah putih sebagai simbol perang melawan pandemi.

Amalih (53) misalnya, yang sudah puluhan tahun berdagang kerupuk di sekitar wilayah Tambaksari Surabaya merespon kebijakan pemerintah sebagai bentuk upaya mengatasi pandemi.

"Kita tahu saat ini semua pada kondisi sulit. Namun tetap harus berikhtiar. Mencari nafkah untuk anak istri di rumah tapi juga tetap bisa selamat dari paparan virus," kata Amalih.

Menurutnya, penjualan rata-rata kerupuk yang diputarnya memang tidak seperti sebelum pandemi.

"Biasanya setiap dua hari sudah habis. Ini melambat, bisa tiga atau empat hari baru habis. Ya disyukuri saja, insyAllah cukup," imbuhnya.

Sementara itu, Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo mengapresiasi kegigihan masyarakat dalam berkolaborasi bersama pemerintah atasi pandemi.

Hartoyo memastikan, masyarakat tetap bisa bekerja mencukupi kebutuhan keluarga asal tetap dengan protokol kesehatan dan mentaati aturan pemerintah selama pandemi.

"Situasi memang tidak mudah. Tapi dengan kebijaksanaan pemerintah dan masyarakat, masa sulit ini akan terlewati. Bendera merah putih bisa jadi sebagai simbol perang melawan Covid 19. Sinergi antara pemerintah dengan masyarakat,"ujar Hartoyo, Sabtu (31/7/2021).

Semangat merah putih itu, menurut Hartoyo merupakan simbol semangat arek-arek Suroboyo khususnya untuk tetap bisa survive di tengah pandemi ini.

"Semangat itu harus digelorakan bersama. Jadi masyarakat tetap bisa bertahan hidup dengan bekerja sekaligus kesehatannya tetap terjaga. Dengan prokes, taat aturan pemerintah melalui kebijakan baik pusat maupun daerah, InsyaAllah pandemi ini akan segera tertangani dengan baik," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved